Menteri Malaysia: Jangan berspekluasi soal pilot MH370
Kamis, 27 Maret 2014 - 21:48 WIB
Menteri Malaysia: Jangan berspekluasi soal pilot MH370
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Besar Kedah, Datuk Seri Mukhriz Mahathir ikut membela pilot Malaysia Airlines (MAS) MH370, Kapten Zaharie Ahmad Shah dan co-pilot Fariq Abd Hamid.
Mahatir mendesak semua pihak untuk tidak berspekulasi tentang Zaharie, sampai penyelidikan polisi dan pihak-pihak tekait mengenai penyebab insiden menghilangnya pesawat MAS MH370 selesai.
"Jangan berspekulasi tentang pilot kami Selama kotak hitam belum ditemukan dan dianalisa. Jangan menuduh pilot atau awak kami lah yang bersalah ," tutur Mahatir melalui akun Twitter pribadinya, seperti dilansir New Straits Times, Kamis (27/3/2014).
Mahatir menanggapi laporan negatif oleh pers asing yang terus berspekulasi bahwa Zaharie dan Fariq ada di balik hilangnya pesawat tersebut, sejak pesawat pertama kali pesawat tersebut hilang 8 Maret lalu.
Beberapa laporan bahkan mengklaim, pesawat MAS MH370 dengan 239 orang di dalamnya sengaja dijatuhkan di Samudera Hindia oleh pilot sebagai tindakan bunuh diri. Namun, CNN melaporkan bahwa penyelidikan Zaharie dan Fariq sejauh ini tidak menunjukkan tanda-tanda hilangnya peawat tersebut adalah kesalahan mereka.
Mahatir mendesak semua pihak untuk tidak berspekulasi tentang Zaharie, sampai penyelidikan polisi dan pihak-pihak tekait mengenai penyebab insiden menghilangnya pesawat MAS MH370 selesai.
"Jangan berspekulasi tentang pilot kami Selama kotak hitam belum ditemukan dan dianalisa. Jangan menuduh pilot atau awak kami lah yang bersalah ," tutur Mahatir melalui akun Twitter pribadinya, seperti dilansir New Straits Times, Kamis (27/3/2014).
Mahatir menanggapi laporan negatif oleh pers asing yang terus berspekulasi bahwa Zaharie dan Fariq ada di balik hilangnya pesawat tersebut, sejak pesawat pertama kali pesawat tersebut hilang 8 Maret lalu.
Beberapa laporan bahkan mengklaim, pesawat MAS MH370 dengan 239 orang di dalamnya sengaja dijatuhkan di Samudera Hindia oleh pilot sebagai tindakan bunuh diri. Namun, CNN melaporkan bahwa penyelidikan Zaharie dan Fariq sejauh ini tidak menunjukkan tanda-tanda hilangnya peawat tersebut adalah kesalahan mereka.
(esn)