Kecupan terakhir & ucapan I love you pramugara MH370
Kamis, 27 Maret 2014 - 16:16 WIB
Kecupan terakhir & ucapan I love you pramugara MH370
A
A
A
Sindonews.com – Belum hilang dalam benak Intan Maizura Othaman,34, istri dari pramugara pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, Mohd Hazrin Hasnan, tentang kenangan manis pasangan itu sebelum pesawat MH370 terbang dan lenyap hingga sekarang.
Beberapa jam sebelum lepas landas pada 8 Maret 2014, pramugara pesawat MH370 itu mencium istrinya, sembari mengucap; “I love you.” Intan sedang hamil anak kedua dari pramugara tersebut.
Intan bercerita, pada malam 7 Maret 2014, suaminya kehilangan kendaraan yang diberikan pihak MAS. Suaminya lantas memintanya untuk mengantar ke Bandara Internasional Kuala Lumpur, di Sepang.
”Selama perjalanan, kami memiliki bercakap-cakap biasa, dan Mohd Hazrin memegang tangan saya dan menciumnya. 'I love you ' adalah kata-kata terakhirnya,” kata Intan, yang diwawancarai Bernama, dan dilansir Kamis (27/3/2014).
Intan Maizura mengatakan anaknya Iman yang berumur 4 tahun, telah bertanya tentang ayahnya sebelum Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak mengumumkan, bahwa pesawat MH370 jatuh di Samudera Hindia selatan.
”Keesokan harinya, saya mengatakan kepada Iman bahwa ayahnya telah pergi untuk bekerja dan pesawat yang dia tumpangi tak berfungsi, sehingga dia tidak akan pulang ke rumah, karena dia berada di Surga,” kata Intan.
Beberapa jam sebelum lepas landas pada 8 Maret 2014, pramugara pesawat MH370 itu mencium istrinya, sembari mengucap; “I love you.” Intan sedang hamil anak kedua dari pramugara tersebut.
Intan bercerita, pada malam 7 Maret 2014, suaminya kehilangan kendaraan yang diberikan pihak MAS. Suaminya lantas memintanya untuk mengantar ke Bandara Internasional Kuala Lumpur, di Sepang.
”Selama perjalanan, kami memiliki bercakap-cakap biasa, dan Mohd Hazrin memegang tangan saya dan menciumnya. 'I love you ' adalah kata-kata terakhirnya,” kata Intan, yang diwawancarai Bernama, dan dilansir Kamis (27/3/2014).
Intan Maizura mengatakan anaknya Iman yang berumur 4 tahun, telah bertanya tentang ayahnya sebelum Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak mengumumkan, bahwa pesawat MH370 jatuh di Samudera Hindia selatan.
”Keesokan harinya, saya mengatakan kepada Iman bahwa ayahnya telah pergi untuk bekerja dan pesawat yang dia tumpangi tak berfungsi, sehingga dia tidak akan pulang ke rumah, karena dia berada di Surga,” kata Intan.
(mas)