Temuan baru, 300 puing tampak di laut diduga MH370
Kamis, 27 Maret 2014 - 15:49 WIB
Temuan baru, 300 puing tampak di laut diduga MH370
A
A
A
Sindonews.com - Satelit Thailand telah mendeteksi 300 puing mengambang di Samudra Hindia. Lokasinya berada di wilayah berjarak 200 kilometer dari area pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 oleh tim internasional.
Anond Snidvongs, Direktur Eksekutif Geo Informatika dan Badan Pengembangan Teknologi Antariksa Thailand, mengatakan bahwa satelit Thaichote atau Thailand Earth Observation Satellite, telah mencatat puing-puing yang ditemukan itu. Ukurannya beragam, dari dua hingga 15 meter.
Menurut Anond, temuan 300 puing mencurigakan itu berada di sekitar 200 km dari barat daya Samudera Hindia, lokasi yang diyakini sebagai area jatuhnya pesawat MAS MH370 seperti yang disampaikan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.
Dia mengatakan temuan terbaru dalam pencarian pesawat MH370 itusudah diserahkan kepada para pemimpin Thailand, untuk selanjutnya diberikan kepada pemimpin Malaysia.
Laman Strats Times, pada Kamis (27/3/2014) menulis, Thaichote atau Thailand Earth Observation Satellite adalah penginderaan jauh untuk pengamatan satelit terhadap sumber daya alam.
Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, telah mengumumkan pesawat MAS MH370 yang hilang lebih dari dua minggu jatuh di Samudera Hindia selatan. Kesimpulan Najib berdasarkan pada analisis baru oleh perusahaan satelit Inmarsat dan data satelit Air Accidents Investigation Branch (AAIB) Inggris. Lokasi jatuhnya pesawat, kata Najib, ada di lokasi terpencil di Samudera Hindia sebelah barat dari Perth, Australia.
Pihak MAS dalam pesan tertulisnya kepada para kerabat korban menyatakan, tidak ada yang selamat dalam penerbangan MH370. ”Bagi mereka, beberapa minggu terakhir adalah hal yang memilukan. Saya tahu berita ini lebih pedih lagi,” kata Najib saat mengumumkan kabar duka itu, dan minta media menghormati privasi keluarga korban.
Anond Snidvongs, Direktur Eksekutif Geo Informatika dan Badan Pengembangan Teknologi Antariksa Thailand, mengatakan bahwa satelit Thaichote atau Thailand Earth Observation Satellite, telah mencatat puing-puing yang ditemukan itu. Ukurannya beragam, dari dua hingga 15 meter.
Menurut Anond, temuan 300 puing mencurigakan itu berada di sekitar 200 km dari barat daya Samudera Hindia, lokasi yang diyakini sebagai area jatuhnya pesawat MAS MH370 seperti yang disampaikan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.
Dia mengatakan temuan terbaru dalam pencarian pesawat MH370 itusudah diserahkan kepada para pemimpin Thailand, untuk selanjutnya diberikan kepada pemimpin Malaysia.
Laman Strats Times, pada Kamis (27/3/2014) menulis, Thaichote atau Thailand Earth Observation Satellite adalah penginderaan jauh untuk pengamatan satelit terhadap sumber daya alam.
Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, telah mengumumkan pesawat MAS MH370 yang hilang lebih dari dua minggu jatuh di Samudera Hindia selatan. Kesimpulan Najib berdasarkan pada analisis baru oleh perusahaan satelit Inmarsat dan data satelit Air Accidents Investigation Branch (AAIB) Inggris. Lokasi jatuhnya pesawat, kata Najib, ada di lokasi terpencil di Samudera Hindia sebelah barat dari Perth, Australia.
Pihak MAS dalam pesan tertulisnya kepada para kerabat korban menyatakan, tidak ada yang selamat dalam penerbangan MH370. ”Bagi mereka, beberapa minggu terakhir adalah hal yang memilukan. Saya tahu berita ini lebih pedih lagi,” kata Najib saat mengumumkan kabar duka itu, dan minta media menghormati privasi keluarga korban.
(mas)