Perang alat canggih dalam pencarian MH370

Kamis, 27 Maret 2014 - 10:11 WIB
Perang alat canggih...
Perang alat canggih dalam pencarian MH370
A A A
Sindonews.com – Sekilas, sebanyak 26 negara kompak bekerja sama dalam mencari pesawat Malaysia Airlines (MAS) yang hilang misterius sejak 8 Maret 2014. Namun, sejatinya negara-negara dengan teknologi hebat itu bersaing sengit untuk menunjukkan kecanggihan alat mereka.

Media Amerika Serikat, New York Times, menyoroti sengitnya persaingan negara-negara pencari pesawat pembawa 239 orang itu. Tak hanya persaingan teknologi canggih, sikap saling tidak percaya juga menjadi sorotan media AS.

Secara kasat mata, ke-26 negara kompak untuk mempersempit area pencarian pesawat MH370 di Samudera Hindia selatan. ”Namun upaya itu juga telah menggarisbawahi batas kepercayaan di antara kekuatan-kekuatan dunia, seperti China, Malaysia, Amerika Serikat, India dan Thailand, yang semuanya membawa mereka sendiri dalam persaingan untuk kepentingan strategis,” tulis media AS itu.

Berbagai alat canggih yang dipamerkan dalam persaingan itu, antara lain radar, satelit, pesawat pengintai dan aneka kapal. Selain itu, analis intelijen juga tidak kalah seru menjadi sorotan persaingan negara-negara tersebut.

Nuansa persaingan itu juga dirasakan analis Asia Pasifik di Bangkok, Jon Grevatt. ”Di Asia Tenggara dan di kawasan yang lebih luas, tidak ada forum pertahanan yang memungkinkan untuk berbagi informasi dan kemampuan yang berkaitan dengan sesuatu pada skala ini,” kata Grevatt, seperti dikutip Malaysia Insider, Kamis (27/3/2014).

”Negara-negara ini telah mencoba sebelumnya untuk mendapatkan situasi di mana mereka berbagi teknologi militer pada tingkat yang lebih tinggi dari yang ada sekarang. Mereka telah mencoba, tapi itu tidak benar-benar terjadi. Ini bukti lebih lanjut dari ketidakpercayaan satu sama lain.”

Ketegangan nyata tampa antara Malaysia dan China. Di mana China beberapa kali meminta data radar yang seolah-olah disembunyikan pihak Malaysia. China sangat berkepentingan dalam misi pencarian pesawat MH370, sebab ratusan warga China menjadi korban pesawat yang hingga kini belum ditemukan itu.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
2 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
3 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
4 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
5 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
6 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
7 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved