Rusia serang kapal AL Ukraina
Rabu, 26 Maret 2014 - 17:56 WIB
Rusia serang kapal AL Ukraina
A
A
A
Sindonews.com – Pasukan Rusia menyerbu sebuah kapal Angkatan Laut (AL) terakhir yang masih mengibarkan bendera Ukraina di semenanjung Laut Hitam, Crimea, ungkap seorang pejabat pertahanan Ukraina.
“Serangan pada kapal Cherkasy terjadi satu hari setelah pasukan Rusia mengambil alih Kapal Kostyantyn Olshanskiy. Cherkasy telah dikepung oleh kapal-kapal Rusia di Danau Donuzlav, sebelah barat Crimea,” ungkap juru bicara Kementerian Pertahanan Ukraina, Vladyslav Seleznyov melalui sebuha pernyataan yang ditulis di akun Facebooknya.
"Tim penyerang sedang menuju lokasi Cherkasy. Kru telah dibarikade di dalam kapal, serangan sedang terjadi pada kapal tersebut," tulis Seleznyov, seperti dilansir Chanel News Asia, Rabu (26/3/2014).
Juru bicara itu juga menulis dalam posting sebelumnya bahwa kapal tersebut telah dikelilingi oleh beberapa helikopter serang Mi-35.
Para pemimpin baru Ukraina yang didukung Barat memerintahkan penarikan militer penuh dari Crimea awal pekan lalu menyusul krisis di semenanjung dan aneksasi oleh Rusia. Pasukan Rusia dan milisi pro-Kremlin kini menguasai hampir semua pangkalan militer Ukraina di Krimea, setelah melakukan tiga serangan besar terhadap pangkalan AL dan Angkatan Udara dalam empat hari terakhir.
“Serangan pada kapal Cherkasy terjadi satu hari setelah pasukan Rusia mengambil alih Kapal Kostyantyn Olshanskiy. Cherkasy telah dikepung oleh kapal-kapal Rusia di Danau Donuzlav, sebelah barat Crimea,” ungkap juru bicara Kementerian Pertahanan Ukraina, Vladyslav Seleznyov melalui sebuha pernyataan yang ditulis di akun Facebooknya.
"Tim penyerang sedang menuju lokasi Cherkasy. Kru telah dibarikade di dalam kapal, serangan sedang terjadi pada kapal tersebut," tulis Seleznyov, seperti dilansir Chanel News Asia, Rabu (26/3/2014).
Juru bicara itu juga menulis dalam posting sebelumnya bahwa kapal tersebut telah dikelilingi oleh beberapa helikopter serang Mi-35.
Para pemimpin baru Ukraina yang didukung Barat memerintahkan penarikan militer penuh dari Crimea awal pekan lalu menyusul krisis di semenanjung dan aneksasi oleh Rusia. Pasukan Rusia dan milisi pro-Kremlin kini menguasai hampir semua pangkalan militer Ukraina di Krimea, setelah melakukan tiga serangan besar terhadap pangkalan AL dan Angkatan Udara dalam empat hari terakhir.
(esn)