Puisi untuk keluarga pilot MH370 yang tertekan
Rabu, 26 Maret 2014 - 11:59 WIB
Puisi untuk keluarga pilot MH370 yang tertekan
A
A
A
Sindonews.com – Beban berat dirasakan Ahmad Idris Zaharie, putra dari pilot pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, Kapten Zaharie Ahmad Shah. Selain kehilangan sang ayah, dia juga tertekan karena menjadi sasaran penyelidikan tim investigasi.
Idris bahkan tidak siap ketika mendengar pengumuman dari Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, bahwa perjalanan pesawat MH370 berakhir di Samudera Hindia selatan. Simpati pun bermunculan untuk menguatkan keluarga Zaharie.
Salah satunya muncul dari seorang guru bernama Norzuraidah, yang mem-posting puisi pelipur lara untuk putra Zaharie. Puisi itu diunggah di halaman Facebook putra Zaharie, yang khusus ditujukan untuk sang pilot MH370.
Idris pun merespon dukungan dari guru tersebut.”Mengingat tuduhan yang tak berdasar yang dibuat terhadap ayah saya, setidaknya puisi dari guru Norzuraidah mampu menyembuhkan luka keluarga kami dan kesedihan. Terima kasih,” tulis Idris di halaman Facebook-nya, seperti dilansir The Star, Rabu (26/3/2014).
Hingga kemarin, puisi berjudul “Terkhusus untukmu ... Kapten Zaharie Ahmad Shah” telah mendapat 330 likes. Dalam puisi itu, Norzuraidah mengatakan tuduhan terhadap Kapten Zaharie telah mempengaruhi keluarganya.
Berikut puisi yang menjadi pelipur lara untuk keluarga Zaharie, yang dikutip Sindonews, dari Facebook, putra Kapten Zaharie.
Terkhusus Untukmu….Kapten Zaharie Ahmad Shah
Tanggal 8 Mac 2014
tarikh perkenalan
kutatap wajahmu
di dada berita
cuba aku selami
untuk kukenal dirimu
Kau bukan sesiapa denganku
bukan ayah
bukan abang
bukan adik
bukan juga suami
namun
dirimu dekat di hati
bukan kerana aku cinta
hanya kerana akumengagumi
Fitnah datang
bertubi-tubi
dari segenap arah
bagai panah tak bermata
menusuk jiwa
apa dayamu
tak mampu menepis
kerna engkau entah di mana
Kutulikan telinga
tak sanggup mendengar
kubutakan mata
tak sanggup membaca
tuduhan demi tuduhan
yang dilemparkan kepadamu
tidak aku mempercayainya
walau sebesar zarah
Keluargamu terluka
aku juga
pulanglah segera
agar kau bisa bersuara
menyangkal segala cela
yang semakin bermaharajalela
Aku bersama yang lain
yakin dan percaya
kau punya segala jawapan
untuk setiap persoalan
dan segala tindakanmu
berdasarkan akal yang waras
Aku bersama yang lain
yakin dan percaya
nyawamu kau pertaruhkan
demi MH370
Yakinlah
percayalah
Allah sentiasa bersamamu...
Idris bahkan tidak siap ketika mendengar pengumuman dari Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, bahwa perjalanan pesawat MH370 berakhir di Samudera Hindia selatan. Simpati pun bermunculan untuk menguatkan keluarga Zaharie.
Salah satunya muncul dari seorang guru bernama Norzuraidah, yang mem-posting puisi pelipur lara untuk putra Zaharie. Puisi itu diunggah di halaman Facebook putra Zaharie, yang khusus ditujukan untuk sang pilot MH370.
Idris pun merespon dukungan dari guru tersebut.”Mengingat tuduhan yang tak berdasar yang dibuat terhadap ayah saya, setidaknya puisi dari guru Norzuraidah mampu menyembuhkan luka keluarga kami dan kesedihan. Terima kasih,” tulis Idris di halaman Facebook-nya, seperti dilansir The Star, Rabu (26/3/2014).
Hingga kemarin, puisi berjudul “Terkhusus untukmu ... Kapten Zaharie Ahmad Shah” telah mendapat 330 likes. Dalam puisi itu, Norzuraidah mengatakan tuduhan terhadap Kapten Zaharie telah mempengaruhi keluarganya.
Berikut puisi yang menjadi pelipur lara untuk keluarga Zaharie, yang dikutip Sindonews, dari Facebook, putra Kapten Zaharie.
Terkhusus Untukmu….Kapten Zaharie Ahmad Shah
Tanggal 8 Mac 2014
tarikh perkenalan
kutatap wajahmu
di dada berita
cuba aku selami
untuk kukenal dirimu
Kau bukan sesiapa denganku
bukan ayah
bukan abang
bukan adik
bukan juga suami
namun
dirimu dekat di hati
bukan kerana aku cinta
hanya kerana akumengagumi
Fitnah datang
bertubi-tubi
dari segenap arah
bagai panah tak bermata
menusuk jiwa
apa dayamu
tak mampu menepis
kerna engkau entah di mana
Kutulikan telinga
tak sanggup mendengar
kubutakan mata
tak sanggup membaca
tuduhan demi tuduhan
yang dilemparkan kepadamu
tidak aku mempercayainya
walau sebesar zarah
Keluargamu terluka
aku juga
pulanglah segera
agar kau bisa bersuara
menyangkal segala cela
yang semakin bermaharajalela
Aku bersama yang lain
yakin dan percaya
kau punya segala jawapan
untuk setiap persoalan
dan segala tindakanmu
berdasarkan akal yang waras
Aku bersama yang lain
yakin dan percaya
nyawamu kau pertaruhkan
demi MH370
Yakinlah
percayalah
Allah sentiasa bersamamu...
(mas)