Malaysia dituntut tunjukkan posisi detail MH370
Rabu, 26 Maret 2014 - 09:37 WIB
Malaysia dituntut tunjukkan posisi detail MH370
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Malaysia dituntut untuk menunjukkan lokasi yang tepat soal keberadaan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Tuntutan itu menyusul pengumuman Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak yang menyatakan pesawat itu jatuh di Samudera Hindia, dan tak ada yang selamat dari insiden itu.
Tuntutan itu disuarakan media China pro-pemerintah, Global Times. Melalui editorialnya hari ini (26/3/2014), media itu mendesak Malaysia menjawab keraguan publik internasional, terutama publik China terkait klaim pesawat jatuh di Samudera Hindia. Jika tidak mampu menjawab tuntutan itu, Malasia dianggap merusak kredibilitasnya sendiri.
”Malaysia harus memanfaatkan semua kekuatannya untuk mengkonfirmasi posisi yang tepat dari pesawat yang dianggap jatuh itu sesegera mungkin. Kemudian melacak reruntuhan dan menemukan kotak hitam. Kemudian mengkonfirmasi alasan sebenarnya di balik kecelakaan itu kepada masyarakat internasional,” tulis media China tersebut.
”Sebelum semua ini dijawab, keraguan akan terus muncul tentang nasib akhir dari pesawat itu,” lanjut editorial media Beijing tersebut.
China, lanjut Global Times, berhak untuk mendesak Malaysia untuk menuntut kebenaran tentang apa yang terjadi dengan pesawat MH370. Sebab, ada 154 warga China yang ada dalam pesawat tersebut.
”Kita perlu tahu dengan jelas, apakah bencana ini disebabkan oleh awak pesawat atau faktor lain yang berhubungan dengan itu (pesawat),” imbuh media China itu. ”Kami berharap Pemerintah Malaysia tidak akan menyembunyikan informasi apapun, meskipun ada keprihatinan tentang keamanan nasional dan politik internal (di Malaysia).”
Tuntutan itu disuarakan media China pro-pemerintah, Global Times. Melalui editorialnya hari ini (26/3/2014), media itu mendesak Malaysia menjawab keraguan publik internasional, terutama publik China terkait klaim pesawat jatuh di Samudera Hindia. Jika tidak mampu menjawab tuntutan itu, Malasia dianggap merusak kredibilitasnya sendiri.
”Malaysia harus memanfaatkan semua kekuatannya untuk mengkonfirmasi posisi yang tepat dari pesawat yang dianggap jatuh itu sesegera mungkin. Kemudian melacak reruntuhan dan menemukan kotak hitam. Kemudian mengkonfirmasi alasan sebenarnya di balik kecelakaan itu kepada masyarakat internasional,” tulis media China tersebut.
”Sebelum semua ini dijawab, keraguan akan terus muncul tentang nasib akhir dari pesawat itu,” lanjut editorial media Beijing tersebut.
China, lanjut Global Times, berhak untuk mendesak Malaysia untuk menuntut kebenaran tentang apa yang terjadi dengan pesawat MH370. Sebab, ada 154 warga China yang ada dalam pesawat tersebut.
”Kita perlu tahu dengan jelas, apakah bencana ini disebabkan oleh awak pesawat atau faktor lain yang berhubungan dengan itu (pesawat),” imbuh media China itu. ”Kami berharap Pemerintah Malaysia tidak akan menyembunyikan informasi apapun, meskipun ada keprihatinan tentang keamanan nasional dan politik internal (di Malaysia).”
(mas)