Rumus matematika dapat bantu cari kotak hitam MH370
Selasa, 25 Maret 2014 - 20:05 WIB
Rumus matematika dapat bantu cari kotak hitam MH370
A
A
A
Sindonews.com – Rumus matematika dapat digunakan dalam membantu pencarian kotak hitam dari pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 menjadi lebih mudah. Demikian dituturkan Dr Mohd Harridon Mohamed Suffian, Kepala penelitian dan inovasi/uji coba di Universiti Kuala Lumpur (UNIKL).
“Rumus matematika dapat digunakan untuk membantu dalam mengidentifikasi titik konvergen antara sayap dan badan pesawat, sehingga dapat mengidentifikasi posisi kotak hitam,” ungkap Suffian.
"Ada beberapa metode atau probabilitas bagaimana pesawat dapat ditemukan. Misalnya, setelah sayap telah ditemukan, kita mungkin bisa tahu di mana pesawat itu," tambahnya, seperti dilansir News Strait Times, Selasa (25/3/2014).
Namun, dia mengatakan, menemukan kotak hitam akan lebih sulit daripada yang dibayangkan oleh semuaa orang. "Bahkan, jika puing-puing ditemukan, potongan-potongan akan berjauhan dari satu sama lain dan akan sulit untuk mengidentifikasi di mana badan pesawat karena luasnya lokasi pencarian,” Suffian menjelaskan.
Dia mengatakan, kotak hitam terbuat dari titanium dan stainless steel dan dilapisi dengan bahan tahan api, dan terus mengirimkan sinyal, bahkan dari kedalaman 6.000 meter di bawah air.
“Rumus matematika dapat digunakan untuk membantu dalam mengidentifikasi titik konvergen antara sayap dan badan pesawat, sehingga dapat mengidentifikasi posisi kotak hitam,” ungkap Suffian.
"Ada beberapa metode atau probabilitas bagaimana pesawat dapat ditemukan. Misalnya, setelah sayap telah ditemukan, kita mungkin bisa tahu di mana pesawat itu," tambahnya, seperti dilansir News Strait Times, Selasa (25/3/2014).
Namun, dia mengatakan, menemukan kotak hitam akan lebih sulit daripada yang dibayangkan oleh semuaa orang. "Bahkan, jika puing-puing ditemukan, potongan-potongan akan berjauhan dari satu sama lain dan akan sulit untuk mengidentifikasi di mana badan pesawat karena luasnya lokasi pencarian,” Suffian menjelaskan.
Dia mengatakan, kotak hitam terbuat dari titanium dan stainless steel dan dilapisi dengan bahan tahan api, dan terus mengirimkan sinyal, bahkan dari kedalaman 6.000 meter di bawah air.
(esn)