Menteri Malaysia: Pencarian akan terus berlanjut
Selasa, 25 Maret 2014 - 19:23 WIB
Menteri Malaysia: Pencarian akan terus berlanjut
A
A
A
Sindonews.com – Proses pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 kini memasuki fase baru di laut dalam Samudera Hindia Selatan yang akan memerlukan teknologi yang paling canggih. "Teknologi ini hanya dimiliki oleh sangat sedikit negara," tutur Menteri Transportasi Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Hussein.
"Saat ini, pencarian memasuki fase yang paling menantang dan kita berada di tengah-tengah kondisi untuk meminta bantuan kepada negara-negara yang relevan,” ungkap Hussein, seperti dilansir New Straits Times, Selasa (25/3/2014).
"Saya optimis dan saya masih berharap, walaupun itu melawan segala bukti yang ada, bahwa mereka dalam kondisi aman dan saya berjanji melanjutkan upaya SAR sampai kita menemukan mereka," Hussein menambahkan.
Dia juga menekankan fakta yang belum pernah terjadi dalam sejarah tragedi penerbangan dunia, kekuatan dunia bersatu untuk sama-sama melakukan pencarian.
"Malaysia, negara-negara Asean dan dunia berkumpul untuk pertama kalinya, terlepas dari warna kulit, ras dan negara untuk tujuan yang sama , yaitu untuk menemukan pesawat MAS MH370,” ungkapnya.
"Kami telah menetapkan contoh koordinasi multinasional antara 26 negara dan saling berbagi keahlian, informasi serta penyebaran aset," ungkap Hussein sebelum diakhiri dengan ucapan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman dari para penumpang serta awak kabin MAS MH370.
"Saat ini, pencarian memasuki fase yang paling menantang dan kita berada di tengah-tengah kondisi untuk meminta bantuan kepada negara-negara yang relevan,” ungkap Hussein, seperti dilansir New Straits Times, Selasa (25/3/2014).
"Saya optimis dan saya masih berharap, walaupun itu melawan segala bukti yang ada, bahwa mereka dalam kondisi aman dan saya berjanji melanjutkan upaya SAR sampai kita menemukan mereka," Hussein menambahkan.
Dia juga menekankan fakta yang belum pernah terjadi dalam sejarah tragedi penerbangan dunia, kekuatan dunia bersatu untuk sama-sama melakukan pencarian.
"Malaysia, negara-negara Asean dan dunia berkumpul untuk pertama kalinya, terlepas dari warna kulit, ras dan negara untuk tujuan yang sama , yaitu untuk menemukan pesawat MAS MH370,” ungkapnya.
"Kami telah menetapkan contoh koordinasi multinasional antara 26 negara dan saling berbagi keahlian, informasi serta penyebaran aset," ungkap Hussein sebelum diakhiri dengan ucapan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman dari para penumpang serta awak kabin MAS MH370.
(esn)