Terkait MH370, oposisi serang Menteri Malaysia
Senin, 24 Maret 2014 - 21:28 WIB
Terkait MH370, oposisi serang Menteri Malaysia
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Transportasi Datuk Seri Hishammuddin Hussein mengatakan, pemerintah Malaysia telah mengikuti semua prosedur operasi internasional sebelum mengumumkan hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.
Hussein berada di bawah tekanan berat ketika melakukan sesi pidato kedua di Parlemen, di mana anggota parlemen oposisi melemparkan tuduhan tentang mengapa butuh waktu begitu lama untuk mengumumkan hilangnya pesawat tersebut.
"Itu penting bagi kita untuk memverifikasi semua informasi dari berbagai sumber sebelum pemerintah dapat mengumumkan hilangnya pesawat tersebut,” ungkap Hussein, seperti dilansir New Straits Times, Senin (24/3/2014).
"Ini adalah insiden yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami harus sangat yakin dan pemerintah telah sangat konsisten dalam bekerja sama dengan negara-negara lain yang terlibat dalam pencarian,” Hussein menambahkan.
Hussein menegaskan, sampai saat ini pemerintah berkomitmen untuk mencari penyebab dan menemukan pesawat tersebut. Mereka juga terus menjaga harapan keluarga dan kerabat para penumpang dan awak kabin yang mengharapkan korban pulang dengan selamat.
Hussein berada di bawah tekanan berat ketika melakukan sesi pidato kedua di Parlemen, di mana anggota parlemen oposisi melemparkan tuduhan tentang mengapa butuh waktu begitu lama untuk mengumumkan hilangnya pesawat tersebut.
"Itu penting bagi kita untuk memverifikasi semua informasi dari berbagai sumber sebelum pemerintah dapat mengumumkan hilangnya pesawat tersebut,” ungkap Hussein, seperti dilansir New Straits Times, Senin (24/3/2014).
"Ini adalah insiden yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami harus sangat yakin dan pemerintah telah sangat konsisten dalam bekerja sama dengan negara-negara lain yang terlibat dalam pencarian,” Hussein menambahkan.
Hussein menegaskan, sampai saat ini pemerintah berkomitmen untuk mencari penyebab dan menemukan pesawat tersebut. Mereka juga terus menjaga harapan keluarga dan kerabat para penumpang dan awak kabin yang mengharapkan korban pulang dengan selamat.
(esn)