Simulator hal wajar, dugaan pilot MH370 terlibat memudar
Senin, 24 Maret 2014 - 10:06 WIB
Simulator hal wajar, dugaan pilot MH370 terlibat memudar
A
A
A
Sindonews.com – Bagi para pilot, simulator penerbangan pesawat yang dibuat pilot pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, Kapten Zaharie Ahmad Shah, bukan hal aneh. Mereka bahkan merasa perlu untuk memiliki simulator serupa.
Para penyidik yang meneliti tumpukan monitor komputer, kartu grafis dan software di rumah pilot Zaharie, kesulitan untuk membuktikan bahwa pilot tersebut terlibat dalam hilangnya pesawat MH370.
Bahkan, banyak di komunitas online spesialis vendor dan dan penggemar pesawat, mengatakan, simulator yang dibuat Zaharie adalah hal yang umum bagi pilot.
”Banyak pilot yang menghubungi saya tertarik untuk membuat simulator. Zaharie bersama dengan beberapa pilot lain benar-benar menggunakan pengendali gerak (pesawat) untuk meng-upgrade realisme simulator merekadengan membangun platform,” kata Thanos Kontogiannis, seorang penggemar pesawat terbang asal California, Amerika Serikat, yang membantu membuat simulator di rumah Zaharie.
Pernyataan Kontogiannis itu ditulis dalam sebuah blog, pada Senin (24/3/2014). Kontogiannis, dalam porfil blog LinkedIn, menggambarkan dirinya sebagai seorang karyawan perusahaan yang berbasis di San Diego. Dia tertarik dengan pembuatan simulator pesawat untuk mengisi waktu luangnya.
Meskipun para penyidik kesulitan membuktikan pilot Zaharie terlibat, namun polisi Malaysia tetap fokus menyelidiki pilot Zaharie dan co-pilot Fariq Abdul Hamid. Rumah Zaharie sendiri sudah digeledah polisi. Mereka juga memeriksa simulator penerbangan pesawat yang data-datanya sudah dihapus Zaharie, sebulan sebelum menerbangkan pesawat MH370.
”Melihat data kunci penerbangan di simulator mainan ini, termasuk bagian penting dari penyelidikan,” kata seorang pejabat yang terlibat dalam penyelidikan terhadap pilot Zaharie, seperti dikutip Reuters, Senin (24/3/2014).
Para penyidik yang meneliti tumpukan monitor komputer, kartu grafis dan software di rumah pilot Zaharie, kesulitan untuk membuktikan bahwa pilot tersebut terlibat dalam hilangnya pesawat MH370.
Bahkan, banyak di komunitas online spesialis vendor dan dan penggemar pesawat, mengatakan, simulator yang dibuat Zaharie adalah hal yang umum bagi pilot.
”Banyak pilot yang menghubungi saya tertarik untuk membuat simulator. Zaharie bersama dengan beberapa pilot lain benar-benar menggunakan pengendali gerak (pesawat) untuk meng-upgrade realisme simulator merekadengan membangun platform,” kata Thanos Kontogiannis, seorang penggemar pesawat terbang asal California, Amerika Serikat, yang membantu membuat simulator di rumah Zaharie.
Pernyataan Kontogiannis itu ditulis dalam sebuah blog, pada Senin (24/3/2014). Kontogiannis, dalam porfil blog LinkedIn, menggambarkan dirinya sebagai seorang karyawan perusahaan yang berbasis di San Diego. Dia tertarik dengan pembuatan simulator pesawat untuk mengisi waktu luangnya.
Meskipun para penyidik kesulitan membuktikan pilot Zaharie terlibat, namun polisi Malaysia tetap fokus menyelidiki pilot Zaharie dan co-pilot Fariq Abdul Hamid. Rumah Zaharie sendiri sudah digeledah polisi. Mereka juga memeriksa simulator penerbangan pesawat yang data-datanya sudah dihapus Zaharie, sebulan sebelum menerbangkan pesawat MH370.
”Melihat data kunci penerbangan di simulator mainan ini, termasuk bagian penting dari penyelidikan,” kata seorang pejabat yang terlibat dalam penyelidikan terhadap pilot Zaharie, seperti dikutip Reuters, Senin (24/3/2014).
(mas)