Pesawat angkut baterai mudah terbakar, MH370 meledak?

Sabtu, 22 Maret 2014 - 14:58 WIB
Pesawat angkut baterai...
Pesawat angkut baterai mudah terbakar, MH370 meledak?
A A A
Sindonews.com – Setelah beberapa hari lalu membantah, pihak Malaysia Airlines (MAS) kini mengakui bahwa pesawat MH370 yang hilang misterius mengangkut baterai lithium, sebuah benda yang mudah terbakar. Adanya baterai yang mudah terbakar itu semakin mendukung spekulasi bahwa pesawat itu meledak di udara.

Pengakuan bahwa pesawat MH370 mengangkut baterai lithium disampaikan CEO MAS, Ahmad Jauhari Yahya, dalam sebuah pernyataan. ”Baterai lithium yang diangkut pesawat MH370 pada tanggal 8 Maret, sesuai dengan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dan International Air Transport Association (IATA) di mana dalam ketentuan itu, baterai tersebut diklasifikasikan sebagai barang tidak berbahaya,” bunyi pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip Malaysiakini, Sabtu (22/3/2014).

Kendati demikian, jumlah atau kuantitas baterai lithium yang diangkut pesawat MH370 tersebut tidak dirinci.

Sebelum muncul pengakuan ini, Ahmad Jauhari Yahya membantah bahwa ada bahan berbahaya di pesawat yang dijadwalkan terbang menuju Beijing itu. Kala itu, Jauhari menyatakan, barang yang diangkut pesawat MH370 hanya beberapa ton manggis.

Tapi, Jauhari dalam jumpa pers mengklaim baterai lithium yang diangkut pesawat MH370 tidak berukuran besar. ”Kami membawa beberapa baterai lithium kecil, bukan baterai besar dan itu sesuai yang disetujui ICAO sebagai barang tidak berbahaya,” kata Jauhari.

Menurutnya, barang itu juga sudah diperiksa beberapa kali sesuai pedoman ICAO. ”(Pihak) airlines melakukan itu sepanjang waktu, tidak hanya Malaysia Airlines. Barang-barang ini sedang diterbangkan oleh banyak perusahaan penerbangan lain sesuai keputusan ICAO.”

Dalam catatan Federal Aviation Administration (FAA), total ada 141 insiden penerbangan yang disebabkan oleh baterai lithium di bagasi pesawat. Yakni antara 20 Maret 1991 sampai dengan 17 Februari tahun ini. Sesuai aturan, baterai lithium yang direkomendasikan boleh diangkut di pesawat tidak boleh melebihi 5 kg.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
10 menit yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
1 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
2 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
3 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
4 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved