Keluarga penumpang MH370: Pemerintah Malaysia pembunuh!
Sabtu, 22 Maret 2014 - 14:21 WIB
Keluarga penumpang MH370: Pemerintah Malaysia pembunuh!
A
A
A
Sindonews.com – Para pejabat Pemerintah Malaysia kembali menjadi sasaran amarah para keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, dalam sebuah pertemuan di Beijing, Sabtu (22/3/2014). Mereka berteriak dan menyebut Pemerintah Malaysia sebagai salah satu penumpang pesawat yang hilang 15 hari lalu.
Para pejabat yang hadir dalam pertemuan dengan keluarga penumpang antara lain duta besar Malaysia untuk China, Iskandar Sarudin, Komandan Operasi Udara Malaysia, Letnan Jenderal Abdul Samad Ackbal dan Direktur Layanan Departemen Lalu Lintas Udara Malaysia, Ahmad Nizar Zolfakar. Kemarin, para pejabat itu juga kewalahan menjawab pertanyaan kritis para keluarga penumpang.
Namun, dalam pertemuan hari ini mereka tidak membuka sesi tanya jawab langsung. Para pejabat itu justru meninggalkan ruang pertemuan dan meminta para keluarga penumpang MH370 mengajukan pertanyaan secara tertulis.
Tindakan para pejabat Malaysia itu membuat para keluarga penumpang pesawat marah. Keributan pun tidak bisa dihindari. Mereka berteriak agar para pejabat itu tetap berada di tempat. ”Anda telah melihat sekarang bagaimana Pemerintah Malaysia memperlakukan kita! Bagaimana Anda pikir mereka akan memperlakukan keluarga kita, para penumpang pesawat seperti ini?,” kata salah seorang kerabat penumpang MH370 asal China.
”Ada dua pembunuh di sini! Salah satunya adalah pembajak pesawat, dan lainnya adalah Pemerintah Malaysia!,” teriak kerabat penumpang tersebut, seperti dikutip The Star.
Mereka meminta agar Pemerintah Malaysia tidak menyembunyikan kebenaran dan menghindar dari keluarga para penumpang pesawat MH370. ”Katakan tidak untuk berbohong! Umumkan kebenaran! Kembalikan orang yang saya cintai!,” bunyi yel-yel para keluarga penumpang pesawat.
Para pejabat yang hadir dalam pertemuan dengan keluarga penumpang antara lain duta besar Malaysia untuk China, Iskandar Sarudin, Komandan Operasi Udara Malaysia, Letnan Jenderal Abdul Samad Ackbal dan Direktur Layanan Departemen Lalu Lintas Udara Malaysia, Ahmad Nizar Zolfakar. Kemarin, para pejabat itu juga kewalahan menjawab pertanyaan kritis para keluarga penumpang.
Namun, dalam pertemuan hari ini mereka tidak membuka sesi tanya jawab langsung. Para pejabat itu justru meninggalkan ruang pertemuan dan meminta para keluarga penumpang MH370 mengajukan pertanyaan secara tertulis.
Tindakan para pejabat Malaysia itu membuat para keluarga penumpang pesawat marah. Keributan pun tidak bisa dihindari. Mereka berteriak agar para pejabat itu tetap berada di tempat. ”Anda telah melihat sekarang bagaimana Pemerintah Malaysia memperlakukan kita! Bagaimana Anda pikir mereka akan memperlakukan keluarga kita, para penumpang pesawat seperti ini?,” kata salah seorang kerabat penumpang MH370 asal China.
”Ada dua pembunuh di sini! Salah satunya adalah pembajak pesawat, dan lainnya adalah Pemerintah Malaysia!,” teriak kerabat penumpang tersebut, seperti dikutip The Star.
Mereka meminta agar Pemerintah Malaysia tidak menyembunyikan kebenaran dan menghindar dari keluarga para penumpang pesawat MH370. ”Katakan tidak untuk berbohong! Umumkan kebenaran! Kembalikan orang yang saya cintai!,” bunyi yel-yel para keluarga penumpang pesawat.
(mas)