Crimea akan jadi negara bagian Rusia
Kamis, 20 Maret 2014 - 22:33 WIB
Crimea akan jadi negara bagian Rusia
A
A
A
Sindonews.com – Setelah memproklamirkan kemederkaannya beberapa hari lalu, kini posisi Crimea pun menjadi pernyataan, apakah akan tetap menjadi negara semi otonom atau tidak?
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikail Y. Galuzin, saat jumpa wartawan di Jakarta, Kamis (20/3/2014), menjelaskan posisi Crimea dalam negara Federasi Rusia.
"Saat ini Rusia sudah memiliki 83 negara bagian dan Crimea akan menjadi negara bagian ke 84, bersama satu negara bagian lain. Yang membuat Rusia kini memiliki 85 negara bagian," ungkap Galuzin.
"Pemerintah Crimea sendiri sudah memutuskan, bahwa bahasa Rusia akan menjadi bahasa utama di sana, selain bahasa Crimea dan Ukraina," Galuzin menambahkan.
Meski mendapat kecaman dari dunia internasional, khususnya negara barat, Rusia tetap mendukung penuh referendum di Crimea. "Referendum di Crimea sudah sesuai dengan hukum Internasional dan piagam PBB yang menyebutkan bahwa semua negara berhak menentukan masa depan mereka sendiri," ungkap Galuzin.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikail Y. Galuzin, saat jumpa wartawan di Jakarta, Kamis (20/3/2014), menjelaskan posisi Crimea dalam negara Federasi Rusia.
"Saat ini Rusia sudah memiliki 83 negara bagian dan Crimea akan menjadi negara bagian ke 84, bersama satu negara bagian lain. Yang membuat Rusia kini memiliki 85 negara bagian," ungkap Galuzin.
"Pemerintah Crimea sendiri sudah memutuskan, bahwa bahasa Rusia akan menjadi bahasa utama di sana, selain bahasa Crimea dan Ukraina," Galuzin menambahkan.
Meski mendapat kecaman dari dunia internasional, khususnya negara barat, Rusia tetap mendukung penuh referendum di Crimea. "Referendum di Crimea sudah sesuai dengan hukum Internasional dan piagam PBB yang menyebutkan bahwa semua negara berhak menentukan masa depan mereka sendiri," ungkap Galuzin.
(esn)