ACARS tidak bisa sepenuhnya dimatikan
Rabu, 19 Maret 2014 - 17:43 WIB
ACARS tidak bisa sepenuhnya dimatikan
A
A
A
Sindonews.com– Menurut ahli penerbangan,Aircraft Communications Addressing and Reporting System(ACARS) tidak bisa sepenuhnya dimatikan. Sistem yang digunakan ACARS mirip dengan telepon seluler ketika dalam mode terbang.
Menurut seorang pilot sebuah maskapai penerbangan komersial Boeing 777 yang tidak mau disebutkan namanya, itulah sebabnya mengapa pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 masih bisa mengirimkan “ping”.
Ia menuturkan, ACARS adalah sistem yang bekerja pada Frekuensi Sangat Tinggi (VHF) dan Komunikasi Satelit (SATCOMM).
"Hal ini pada dasarnya seperti SMS, yang kita gunakan untuk mengirim data dan menerima data dari darat. Apa yang terjadi adalah, ketika dinyalakan, ACARS akan menjalin komunikasi dengan satelit,” pilot tersebut menjelaskan, seperti dilansir News Strait Times, Rabu (19/3/2014).
"Pilot tidak bisa (benar-benar) menonaktifkan komunikasi, karena setiap pesawat akan memiliki kode yang unik dengan satelit. Anda menggunakan SATCOMM ketika komunikasi VHF berada di luar jangkauan,” lanjut pilot tersebut.
"Jadi, Anda dapat menonaktifkan ACARS, tapi tidak untuk sambungannya. Itu sebabnya pesawat masih mengirmkan 'ping', yang menandakan bahwa Anda memiliki koneksi dan juga pesawat masih dalam kondisi terbang," tambah pilot tersebut.
Namun menurutnya, ACARS tidak bisa menentukan posisi pesawat. "ACARS adalah sistem komunikasi, bukanGlobal Positioning System(GPS). Jadi, ACARS tidak memberitahu posisi, tetapi hanya mentransfer pesan,” jawab pilot tersebut.
Menurut seorang pilot sebuah maskapai penerbangan komersial Boeing 777 yang tidak mau disebutkan namanya, itulah sebabnya mengapa pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 masih bisa mengirimkan “ping”.
Ia menuturkan, ACARS adalah sistem yang bekerja pada Frekuensi Sangat Tinggi (VHF) dan Komunikasi Satelit (SATCOMM).
"Hal ini pada dasarnya seperti SMS, yang kita gunakan untuk mengirim data dan menerima data dari darat. Apa yang terjadi adalah, ketika dinyalakan, ACARS akan menjalin komunikasi dengan satelit,” pilot tersebut menjelaskan, seperti dilansir News Strait Times, Rabu (19/3/2014).
"Pilot tidak bisa (benar-benar) menonaktifkan komunikasi, karena setiap pesawat akan memiliki kode yang unik dengan satelit. Anda menggunakan SATCOMM ketika komunikasi VHF berada di luar jangkauan,” lanjut pilot tersebut.
"Jadi, Anda dapat menonaktifkan ACARS, tapi tidak untuk sambungannya. Itu sebabnya pesawat masih mengirmkan 'ping', yang menandakan bahwa Anda memiliki koneksi dan juga pesawat masih dalam kondisi terbang," tambah pilot tersebut.
Namun menurutnya, ACARS tidak bisa menentukan posisi pesawat. "ACARS adalah sistem komunikasi, bukanGlobal Positioning System(GPS). Jadi, ACARS tidak memberitahu posisi, tetapi hanya mentransfer pesan,” jawab pilot tersebut.
(esn)