Tim penyelamat Vietnam temukan dua tumpahan minyak di laut
Sabtu, 08 Maret 2014 - 20:45 WIB
Tim penyelamat Vietnam temukan dua tumpahan minyak di laut
A
A
A
Sindonews.com – Vietnam mengatakan, pesawat penyelamat yang ditugaskan mencari pesawat Malaysia Airlines yang hilang menemukan dua tumpahan minyak besar di laut. Vietnam juga telah mengirimkan kapal penyelamat ke daerah tersebut.
"Dua pesawat kami melihat dua tumpahan minyak sepanjang 15 sampai 20 kilometer, berjalan paralel, sekitar 500 meter terpisah dari satu sama lain," kata Komandan Tentara Nasional Vietnam, Letnan Jenderal Vo Van Tuan kepada stasiun televisi negara.
Sebelumnya, Vietnam menyangkal laporan yang menyebut pesawat Malaysia Airlines jatuh ke laut Vietnam. Pejabat resmi negara itu juga menyangkal laporan yang menyebut Vietnam telah menangkap sinyal pesawat yang membawa 239 orang itu.
Bantahan itu disampaikan Pham Hien, Direktur Maritim dan Pusat Koordinasi Penyelamatan Zona Vietnam 3, mengatakan kepada Xinhua, Sabtu (8/3/2014).
Menurutnya, informasi yang menyebut sinyal pesawat Malaysia Airlines telah terdeteksi di sekitar 120 mil laut barat daya dari Provinsi Ca Mau Vietnam, tidak benar. ”Kami tidak memiliki peralatan seperti untuk penentuan posisi (pesawat),” kata Hien.
"Dua pesawat kami melihat dua tumpahan minyak sepanjang 15 sampai 20 kilometer, berjalan paralel, sekitar 500 meter terpisah dari satu sama lain," kata Komandan Tentara Nasional Vietnam, Letnan Jenderal Vo Van Tuan kepada stasiun televisi negara.
Sebelumnya, Vietnam menyangkal laporan yang menyebut pesawat Malaysia Airlines jatuh ke laut Vietnam. Pejabat resmi negara itu juga menyangkal laporan yang menyebut Vietnam telah menangkap sinyal pesawat yang membawa 239 orang itu.
Bantahan itu disampaikan Pham Hien, Direktur Maritim dan Pusat Koordinasi Penyelamatan Zona Vietnam 3, mengatakan kepada Xinhua, Sabtu (8/3/2014).
Menurutnya, informasi yang menyebut sinyal pesawat Malaysia Airlines telah terdeteksi di sekitar 120 mil laut barat daya dari Provinsi Ca Mau Vietnam, tidak benar. ”Kami tidak memiliki peralatan seperti untuk penentuan posisi (pesawat),” kata Hien.
(esn)