Putin: Pasukan di Crimea adalah milisi lokal
Selasa, 04 Maret 2014 - 23:20 WIB
Putin: Pasukan di Crimea adalah milisi lokal
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Rusia Vladimir Putin membantah bahwa pihaknya telah mengerahkan pasukan ke Crimea. Ia juga menyatakan, Rusia tak memiliki rencana mengambil alih Crimea.
Dalam beberapa hari terakhir, ribuan pasukan bersenjata lengkap tanpa identitas telah menduduki Crimea. Laporan-laporan menyebut, pasukan ini adalah tentara Rusia yang dikerahkan Moskow ke Crimea.
Ketika ditanya tentang pasukan tanpa identitas ini, Putin mengatakan dalam konferensi pers, bahwa mereka adalah "milisi lokal”. “Mereka mengenakan gaya seragam Rusia, karena pakaian tersebut tersedia di toko-toko militer di bekas negara pecahan Uni Soviet,” kata Putin, seperti dikutip dari RIA Novosti.
Menurut Putin, sekitar 22 ribu tentara Ukraina dengan peralatan militer berat kini berada di bawah kendali milisi lokal. Sebelumnya, pemerintah Ukraina di Kiev telah membantah adanya desersi massal di unit tentara mereka yang berbasis di Crimea.
Berbicara tentang kemungkinan bergabungnya Crimea dengan Rusia, Putin mengatakan, semua itu terserah kepada penduduk setempat untuk memutuskan. "Saya percaya, hanya warga setempat yang dapat dan harus memutuskan masa depan mereka sendiri. Asalkan mereka memiliki kebebasan bersuara," kata Putin.
Dalam beberapa hari terakhir, ribuan pasukan bersenjata lengkap tanpa identitas telah menduduki Crimea. Laporan-laporan menyebut, pasukan ini adalah tentara Rusia yang dikerahkan Moskow ke Crimea.
Ketika ditanya tentang pasukan tanpa identitas ini, Putin mengatakan dalam konferensi pers, bahwa mereka adalah "milisi lokal”. “Mereka mengenakan gaya seragam Rusia, karena pakaian tersebut tersedia di toko-toko militer di bekas negara pecahan Uni Soviet,” kata Putin, seperti dikutip dari RIA Novosti.
Menurut Putin, sekitar 22 ribu tentara Ukraina dengan peralatan militer berat kini berada di bawah kendali milisi lokal. Sebelumnya, pemerintah Ukraina di Kiev telah membantah adanya desersi massal di unit tentara mereka yang berbasis di Crimea.
Berbicara tentang kemungkinan bergabungnya Crimea dengan Rusia, Putin mengatakan, semua itu terserah kepada penduduk setempat untuk memutuskan. "Saya percaya, hanya warga setempat yang dapat dan harus memutuskan masa depan mereka sendiri. Asalkan mereka memiliki kebebasan bersuara," kata Putin.
(esn)