Laporan 374 halaman, pengungkap kejahatan rezim Jong-un (1)

Selasa, 18 Februari 2014 - 12:56 WIB
Laporan 374 halaman,...
Laporan 374 halaman, pengungkap kejahatan rezim Jong-un (1)
A A A
Sindonews.com – Penyelidikan PBB atas kejahatan kemanusiaan di Korea Utara (Korut) menjadi sorotan dunia. Berbagai media internasional dalam dua hari terakhir merilis laporan penyelidikan yang dituduhkan dilakukan Pemimpin Korut, Kim Jong-un itu.

Penyelidik PBB menyebut, pelanggaran hak asasi manusia di Korut merupakan yang terburuk sejak Perang Dunia II.”Mengejutkan hati nurani kemanusiaan,” kritik Ketua Tim Penyelidik PBB atas kejahatan rezim Pyongyang, Michael Kirby.

Kirby yang seorang penisunan hakim Australia, mengaku menghabiskan waktu satu tahun untuk mendengar kesaksian dari para korban rezim Jong-un. Menurutnya, kejahatan yang terjadi di Korut, mengingatkan pada kekejaman yang dilakukan oleh Nazi Jerman dan Pol Pot Kamboja.

Kemarin, timnya menerbitkan sebuah laporan setebal 374 halaman. Di dalamnya, merinci tuduhan pembunuhan, penyiksaan, pemerkosaan, penculikan, perbudakan, dan kelaparan sebagai gambaran praktik kediktatoran di Korut.

”Kami menunjukkan, bahwa ia (Jong-un) harus menyadari hal ini, dan dari kejahatannya membantu dan bersekongkol melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, bahkan jika ia merasa tidak terlibat, ia sendiri mungkin bertanggung jawab dan menghadapi penuntutan,” kata Kirby.

Komisi penyelidikan dibentuk Maret lalu oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa. “Untuk menyelidiki pelanggaran sistematis, meluas dan berat terhadap hak asasi manusia di Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK),” lanjut Kirby, seperti dikutip Telegraph.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
47 menit yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
2 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
3 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
4 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
6 jam yang lalu
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved