Protes diskriminasi etnis India, Menteri Malaysia mundur

Selasa, 11 Februari 2014 - 14:22 WIB
Protes diskriminasi...
Protes diskriminasi etnis India, Menteri Malaysia mundur
A A A
Sindonews.com – P. Waytha Moorthy, seorang menteri dari etnis India telah mengundurkan diri dari kabinet Malaysia, Selasa (11/2/2014). Langkah itu sebagai protes atas kebijakan Pemerintah Malaysia yang dianggap tidak memihak pada warga minoritas etnis India.

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak telah menerima pengunduran diri Moorthy. Sebelum menjadi menteri, Moorthy merupakan pemimpin dari kelompok Hindu Rights Action Force, atau Hindraf.

Namun, banyak warga etnis India di Malaysia marah setelah Moorthy menerima pos kabinet tahun lalu. Pemberian jabatan menteri pada warga etnis India itu, seolah-olah sebagai solusi atas masalah sosial yang dialami warga etnis India di Malayisa.

”Waytha Moorthy menyerahkan surat (pengunduran diri)-nya kepada perdana menteri kemarin, kata seorang juru bicara Najib kepada AFP. Meskipun warga etnis India merupakan minoritas di Malaysia, namuan mayoritas dari mereka terjebal dalam lingkaran kemiskinan.

Mereka merasa mengalami diskriminasi dalam pekerjaan di sektor publik. Selain itu, mereka juga kesulitan untuk masuk perguruan tinggi negeri dan mencari beasiswa.

Kelompok Hindraf mengatakan, Waytha Moorthy mengundurkan diri karena gagalnya Najib untuk memenuhi janjinya dalam melindungi hak-hak warga etnis India di Malaysia yang berjumlah sekitar 2 juta jiwa.

”Kami sekarang telah menyerah dengan sebuah harapan, (setelah) delapan bulan mencoba,” kata sekretaris kelompok Hindraf, P. Ramesh dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
13 menit yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
1 jam yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
2 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
3 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
4 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
5 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved