Wartawan dipukuli, puluhan ribu warga Ukraina turun ke jalan
Minggu, 29 Desember 2013 - 23:40 WIB
Wartawan dipukuli, puluhan ribu warga Ukraina turun ke jalan
A
A
A
Sindonews.com – Puluhan ribu warga Ukraina yang marah menggelar aksi protes di Kota Kiev, Minggu (29/12/2013). Mereka memprotes aksi pemukulan brutal terhadap seorang wartawati, Tetyana Chornovol.
Sebelumnya, Chornovol yang dikenal sebagai jurnalis pro Uni Eropa itu menulis laporan tentang gaya hidup mewah dari Presiden Viktor Yanukovych dan pejabat elit Ukraina lainnya. Chornovol juga menulis, bahwa ia telah menemukan kediaman Presiden Yanukovych.
Chornovol, yang juga menjadi aktivis utama dalam protes pro Uni Eropa, ditarik keluar dari mobilnya dan diserang pada Selasa (24/12/2013) malam. Serangan itu membuat wajahnya lebam dan bengkak parah. Pemukulan yang dialami Chornovol ini tak ubahnya bensin yang disiramkan dalam api semangat aksi protes warga Ukraina.
Dalam demo di pusat kota Kiev itu, warga Ukrina membawa serta foto wajah Chornovol yang babak belur. Chornovol mengaku, sebelum pemukulan itu, ia telah diikuti oleh para penyerang yang mengendarai jeep mewah hitam.
"Ketika Anda diikuti oleh mobil mewah, Anda memahami, bahwa harga hidup Anda telah ditentukan,” kata Chornovol pada stasiun televisi Channel 5. Sebuah pengadilan Ukraina telah mengeluarkan surat perintah penangkapan lima orang yang diyakini terkait dengan serangan itu.
Serangan itu telah menuai kecaman dari para pemimpin negara Barat. Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Jen Psaki, mengatakan keprihatinannya. “Pemukulan dan kekerasan yang dialami wartawan Tetyana Chornovol sangat mengganggu," kata Psaki.
Delegasi Uni Eropa ke Ukraina juga mencatat meningkatnya tekanan terhadap aktivis masyarakat sipil, pemimpin politik, dan wartawan. Sementara Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) meminta pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan bagi wartawan.
Sebelumnya, Chornovol yang dikenal sebagai jurnalis pro Uni Eropa itu menulis laporan tentang gaya hidup mewah dari Presiden Viktor Yanukovych dan pejabat elit Ukraina lainnya. Chornovol juga menulis, bahwa ia telah menemukan kediaman Presiden Yanukovych.
Chornovol, yang juga menjadi aktivis utama dalam protes pro Uni Eropa, ditarik keluar dari mobilnya dan diserang pada Selasa (24/12/2013) malam. Serangan itu membuat wajahnya lebam dan bengkak parah. Pemukulan yang dialami Chornovol ini tak ubahnya bensin yang disiramkan dalam api semangat aksi protes warga Ukraina.
Dalam demo di pusat kota Kiev itu, warga Ukrina membawa serta foto wajah Chornovol yang babak belur. Chornovol mengaku, sebelum pemukulan itu, ia telah diikuti oleh para penyerang yang mengendarai jeep mewah hitam.
"Ketika Anda diikuti oleh mobil mewah, Anda memahami, bahwa harga hidup Anda telah ditentukan,” kata Chornovol pada stasiun televisi Channel 5. Sebuah pengadilan Ukraina telah mengeluarkan surat perintah penangkapan lima orang yang diyakini terkait dengan serangan itu.
Serangan itu telah menuai kecaman dari para pemimpin negara Barat. Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Jen Psaki, mengatakan keprihatinannya. “Pemukulan dan kekerasan yang dialami wartawan Tetyana Chornovol sangat mengganggu," kata Psaki.
Delegasi Uni Eropa ke Ukraina juga mencatat meningkatnya tekanan terhadap aktivis masyarakat sipil, pemimpin politik, dan wartawan. Sementara Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) meminta pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan bagi wartawan.
(esn)