Abbas bantah lakukan pembicaraan rahasia dengan Netanyahu
Jum'at, 27 Desember 2013 - 15:59 WIB
Abbas bantah lakukan pembicaraan rahasia dengan Netanyahu
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas membantah laporan media Isreal yang menyatakan Abbas telah menjalin komunikasi rahasia dengan PM Israel Benjamin Netanyahu dalam beberapa tahun terakhir ini.
Seperti dilaporkan kantor berita Wafa, Kamis (26/12/2013), Juru Bicara Kantor Presiden Palestina, Nabil Abu Rdeina, menegaskan, tak pernah ada pembicaraan rahasia antara Abbas dengan pejabat Israel.
Sebelumnya, harian Israel, Yedioth Ahronoth, melaporkan, salah satu orang kepercayaan Netanyahu, Yitzhak Molcho telah bertemu secara rutin dengan perwakilan Abbas di London.
“Diplomasi jalan belakang ini termasuk pertukaran pesan dan ide, yang diyakini bisa memecahkan masalah di kedua belah pihak,” sebut laporan Yedioth Ahronoth.
Masih menurut Yedioth Ahronoth, komunikasi rahasia ini lebih penting selama masa kepemiminan Netanyahu sebelumnya, di mana tidak ada negosiasi resmi antara Israel dan Palestina. "Baik Netanyahu dan Abbas terus melakukan pembicaraan rahasia untuk menghindari tekanan politik," lanjut laporan itu.
Setelah Palestina dan Israel setuju kembali duduk di meja perundingan dalam negosiasi damai yang digagas Amerika Serikat, jalur diplomasi rahasia itu tak lagi terlalu dibutuhkan.
Seperti dilaporkan kantor berita Wafa, Kamis (26/12/2013), Juru Bicara Kantor Presiden Palestina, Nabil Abu Rdeina, menegaskan, tak pernah ada pembicaraan rahasia antara Abbas dengan pejabat Israel.
Sebelumnya, harian Israel, Yedioth Ahronoth, melaporkan, salah satu orang kepercayaan Netanyahu, Yitzhak Molcho telah bertemu secara rutin dengan perwakilan Abbas di London.
“Diplomasi jalan belakang ini termasuk pertukaran pesan dan ide, yang diyakini bisa memecahkan masalah di kedua belah pihak,” sebut laporan Yedioth Ahronoth.
Masih menurut Yedioth Ahronoth, komunikasi rahasia ini lebih penting selama masa kepemiminan Netanyahu sebelumnya, di mana tidak ada negosiasi resmi antara Israel dan Palestina. "Baik Netanyahu dan Abbas terus melakukan pembicaraan rahasia untuk menghindari tekanan politik," lanjut laporan itu.
Setelah Palestina dan Israel setuju kembali duduk di meja perundingan dalam negosiasi damai yang digagas Amerika Serikat, jalur diplomasi rahasia itu tak lagi terlalu dibutuhkan.
(esn)