Netanyahu: Hamas bertanggungjawab atas penembakan dari Gaza
Jum'at, 27 Desember 2013 - 15:33 WIB
Netanyahu: Hamas bertanggungjawab atas penembakan dari Gaza
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan, bahwa Hamas bertanggungjawab atas semua aksi penembakan yang berasal dari wilayah Jalur Gaza. Beberapa hari terakhir ini, aksi saling serang telah menimbulkan korban jiwa di kedua belah pihak.
“Kami baru saja menjadi target serangan yang dilancarkan terhadap kami,” kata Netanyahu pada acara pelantikan pilot baru Angkatan Udara Israel di Pangkalan Udara Hatzerim, Kamis (26/12/2013).
“Israel menempatkan Hamas bertanggungjawab atas semua serangan yang dilancarkan kepada kami. Kami akan balik menyerang siapa saja yang menyerang kami dan mereka yang mendukung serangan pada kami,” lanjut Netanyahu, seperti dikutip dari Jpost.
Tensi ketegangan Hamas dan Israel meningkat satu pekan terakhir ini. Telah jatuh korban jiwa di kedua belah pihak.. Negara Yahudi itu juga telah melancarkan dua serangan udara ke Jalur Gaza, tepatnya di wilayah Shiek Raduan.
Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner, kepada Xinhua, Jumat (27/12/2013), mengatakan, serangan udara dua kali berturut-turut itu, ditargetkan terhadap fasilitas gudang senjata di Jalur Gaza tengah dan fasilitas penyimpanan senjata di Jalur Gaza utara.
“Kami baru saja menjadi target serangan yang dilancarkan terhadap kami,” kata Netanyahu pada acara pelantikan pilot baru Angkatan Udara Israel di Pangkalan Udara Hatzerim, Kamis (26/12/2013).
“Israel menempatkan Hamas bertanggungjawab atas semua serangan yang dilancarkan kepada kami. Kami akan balik menyerang siapa saja yang menyerang kami dan mereka yang mendukung serangan pada kami,” lanjut Netanyahu, seperti dikutip dari Jpost.
Tensi ketegangan Hamas dan Israel meningkat satu pekan terakhir ini. Telah jatuh korban jiwa di kedua belah pihak.. Negara Yahudi itu juga telah melancarkan dua serangan udara ke Jalur Gaza, tepatnya di wilayah Shiek Raduan.
Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner, kepada Xinhua, Jumat (27/12/2013), mengatakan, serangan udara dua kali berturut-turut itu, ditargetkan terhadap fasilitas gudang senjata di Jalur Gaza tengah dan fasilitas penyimpanan senjata di Jalur Gaza utara.
(esn)