Putin yakinkan Barat, rudal Rusia belum dikerahkan ke Kaliningrad
Jum'at, 20 Desember 2013 - 02:45 WIB
Putin yakinkan Barat, rudal Rusia belum dikerahkan ke Kaliningrad
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin, berusaha meyakinkan dunia Barat soal pergerakan militer Rusia. Pada Kamis (19/12/2013), Putin mengatakan, bahwa Moskow belum memutuskan apakah akan mengerahkan sistem rudal Iskander ke kawasan Kaliningrad.
Berbicara di sebuah konferensi pers tahunan, Putin menegaskan posisi Moskow, bahwa perisai rudal yang ditempatkan Amerika Serikat (AS) di Eropa dengan dukungan dari negara-negara anggota NATO telah menimbulkan ancaman bagi Rusia. Karenanya, Rusia pun harus merespon hal itu.
"Salah satu tanggapan yang mungkin adalah untuk menyebarkan Iskander di Kaliningrad. Tapi, saya ingin menarik perhatian Anda untuk menyatakan fakta, bahwa kami belum membuat keputusan ini, biarkan mereka tenang," kata Putin, seperti dikutip dari Reuters.
Sebelumnya, Rusia mengaku memiliki hak untuk menyebarkan rudal di mana saja, di dalam wilayahnya. Demikian dinyatakan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu. "Kita bisa menempatkan mereka (sistem rudal) di mana saja yang kita inginkan di wilayah Rusia," tegasnya, seperti dikutip dari kantor berita Interfax.
AS sendiri telah menyatakan keprihatinan mereka soal penyebaran sistem rudal Rusia ini. "Kami telah mendesak Rusia untuk tidak mengambil langkah-langkah untuk mengacaukan kawasan itu," kata Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.
Berbicara di sebuah konferensi pers tahunan, Putin menegaskan posisi Moskow, bahwa perisai rudal yang ditempatkan Amerika Serikat (AS) di Eropa dengan dukungan dari negara-negara anggota NATO telah menimbulkan ancaman bagi Rusia. Karenanya, Rusia pun harus merespon hal itu.
"Salah satu tanggapan yang mungkin adalah untuk menyebarkan Iskander di Kaliningrad. Tapi, saya ingin menarik perhatian Anda untuk menyatakan fakta, bahwa kami belum membuat keputusan ini, biarkan mereka tenang," kata Putin, seperti dikutip dari Reuters.
Sebelumnya, Rusia mengaku memiliki hak untuk menyebarkan rudal di mana saja, di dalam wilayahnya. Demikian dinyatakan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu. "Kita bisa menempatkan mereka (sistem rudal) di mana saja yang kita inginkan di wilayah Rusia," tegasnya, seperti dikutip dari kantor berita Interfax.
AS sendiri telah menyatakan keprihatinan mereka soal penyebaran sistem rudal Rusia ini. "Kami telah mendesak Rusia untuk tidak mengambil langkah-langkah untuk mengacaukan kawasan itu," kata Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.
(esn)