Korupsi, bekas pejabat Brazil menyerahkan diri untuk dipenjara
Sabtu, 16 November 2013 - 11:59 WIB
Korupsi, bekas pejabat Brazil menyerahkan diri untuk dipenjara
A
A
A
Sindonews.com – Jose Dirceu, mantan kepala staf bekas Presiden Brazil Lula da Silva, menyerahkan diri untuk dijebloskan ke penjara Jumat malam atau Sabtu (16/11/2013) WIB.
Bekas pendiri Partai Buruh itu menyerahkan diri setelah Mahkamah Agung pada Jumat, memerintahkan agar Dirceu masuk penjara untuk menjalani hukuman terkait kasus korupsi dalam pembelian suara kongres di negara itu. Dia akan menjalani hukuman 10 tahun penjara.
Dirceu adalah salah satu dari 12 orang lain yang diperintahkan untuk menjalani hukuman penjara dalam kasus yang sama. Selain Dirceu, mantan Ketua Partai Republik (PT) Jose Genoino,dan anggota kongres lainnya juga menyerahkan diri untuk menjalani hukuman tujuh tahun penjara.
Delubio Soares, mantan bendahara partai itu juga ikut menyerahkan diri. Seorang juru bicara Polisi Federal, seperti dikutip Reuters, mengatakan, para tahanan akan diterbangkan ke Ibukota Brasilia selama akhir pekan untuk menjalani hukuman.
Sidang kasus itu mulai digelar tahun lalu. Para pejabat tersebut, dituduh terlibat kasus pemerasan, korupsi dan pencucian uang. Genoino sempat menulis surat terbuka sebelum menyerahkan diri. Saat dibawa ke markas Polisi Federal di Sao Paulo, dia meneriakkan slogan ; ”Hidup PT” kepada para pendukungnya.
Dia merasa menjadi korban dan tahanan politik. ”Dengan marah, saya mematuhi keputusan Mahkamah Agung. Apa tuduhan terhadap saya? Tidak ada bukti,” tulis Genoino dalam suratnya.
Bekas pendiri Partai Buruh itu menyerahkan diri setelah Mahkamah Agung pada Jumat, memerintahkan agar Dirceu masuk penjara untuk menjalani hukuman terkait kasus korupsi dalam pembelian suara kongres di negara itu. Dia akan menjalani hukuman 10 tahun penjara.
Dirceu adalah salah satu dari 12 orang lain yang diperintahkan untuk menjalani hukuman penjara dalam kasus yang sama. Selain Dirceu, mantan Ketua Partai Republik (PT) Jose Genoino,dan anggota kongres lainnya juga menyerahkan diri untuk menjalani hukuman tujuh tahun penjara.
Delubio Soares, mantan bendahara partai itu juga ikut menyerahkan diri. Seorang juru bicara Polisi Federal, seperti dikutip Reuters, mengatakan, para tahanan akan diterbangkan ke Ibukota Brasilia selama akhir pekan untuk menjalani hukuman.
Sidang kasus itu mulai digelar tahun lalu. Para pejabat tersebut, dituduh terlibat kasus pemerasan, korupsi dan pencucian uang. Genoino sempat menulis surat terbuka sebelum menyerahkan diri. Saat dibawa ke markas Polisi Federal di Sao Paulo, dia meneriakkan slogan ; ”Hidup PT” kepada para pendukungnya.
Dia merasa menjadi korban dan tahanan politik. ”Dengan marah, saya mematuhi keputusan Mahkamah Agung. Apa tuduhan terhadap saya? Tidak ada bukti,” tulis Genoino dalam suratnya.
(mas)