Tewas di dalam tas, mata-mata Inggris diklaim tak dibunuh

Kamis, 14 November 2013 - 12:01 WIB
Tewas di dalam tas,...
Tewas di dalam tas, mata-mata Inggris diklaim tak dibunuh
A A A
Sindonews.com - Gareth Williams, mata-mata M16 Inggris, yang ditemukan tewas membusuk dalam tas besar, di kamar mandinya tahun lalu, diklaim tidak dibunuh. Meski janggal, polisi Inggris menolak teori konspirasi atas kematian Williams.

Asisten Deputi Kepolisian Metropolitan, Martin Hewitt, mengatakan, kemarin, bahwa hasil penyelidikan terbaru menyatakan, mata-mata Inggris itu tewas tidak dibunuh. ”Kemungkinan besar, itu kecelakaan,” kata Hewitt, seperti dikutip Reuters, Kamis (14/11/2013). ”Saya yakin bahwa kematian Gareth Williams sama sekali tidak terkait dengan pekerjaannya.”

Ini adalah kasus di mana, berbagai teori konspirasi bermunculan. Pada Mei tahun lalu, penyelidikan koroner menyimpulkan, bahwa Williams mungkin dibunuh oleh orang lain.

Williams, 31, bekerja sebagai pemecah kode di GCHQ, tapi tiga tahun terakhir dia ditugaskan untuk M16, yang berkaitan dengan masalah spionase asing. Jenazahnya ditemukan di dalam tas besar dan digembok.

Tubuhnya yang telah membusuk, ditemukan seminggu kemudian. Hasil tes tidak menemukan jejak alkohol, obat-obatan atau racun dalam tubuhnya. Detektif juga tidak menemukan sidik jari telapak tangan orang lain di sekitar kamar mandi. Juga tidak ada jejak DNA orang lain di tas.

Hewitt mengakui penyelidikan polisi terdahulu itu telah cacat. Setelah melakukan penyelidikan terbaru, kata dia, tidak ditemukan bukti apa pun yang menguatkan mata-mata Inggris itu tewas dibunuh.

Terlepas dari adanya keraguan, bahwa mata-mata itu sengaja mengunci dirinya dalam tas, Hewitt bersikeras tidak ada unsur pembunuhan dalam insiden itu. ”Ini secara teoritis mungkin bagi seseorang untuk melakukan itu. Tapi, ini adalah kesimpulan yang menyatakan, bahwa tidak ada orang lain di lokasi kejadian pada saat itu,” imbuh Hewitt.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
1 jam yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
3 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
3 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
3 jam yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
4 jam yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
4 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved