Badai besar hantam selatan Inggris, 2 tewas
Senin, 28 Oktober 2013 - 22:39 WIB
Badai besar hantam selatan Inggris, 2 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Dua orang dilaporkan tewas saat badai besar menyapu bagian selatan Inggris pada Senin (28/10/2013) pagi. Seperti dilaporkan Xinhua, dua orang itu tewas tertimpa pohon yang rubuh.
Salah satu korban adalah seorang gadis 17 tahun yang saat bencana terhadi sedang tidur di rumahnya, di Hever, Kent. Pohon yang roboh menghancurkan kediaman gadis itu. Ia dinyatakan meninggal di tempat kejadian.
Sementara korban tewas lainnya adalah seorang pria berusia 50-an. Korban tewas di dalam mobilnya yang tertimpa pohon tumbang di Watford, Herts. Selain menumbangkan banyak pohon, badai besar ini juga membuat lalu lintas lumpuh dan memadamkan aliran listrik.
Menurut laporan media setempat, badai yang diberi nama St. Jude ini memotong pasokan listrik ke 220 ribu rumah. Badai ini membawa angin berkekuatan 195 km per jam.
Martin Young, Kepala Badan Cuaca Inggris mengatakan dalam siaran pers, meski ini adalah badai yang besar, namun pihaknya tidak memprediksi angin akan menjadi lebih kuat seperti badai besar pada 1987 atau 1990 silam.
Sumber di bandara Heathrow, London, menyatakan, bahwa sekitar 130 penerbangan dibatalkan. Otoritas bandara juga menyarankan penumpang untuk memeriksa ramalan cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Badai juga mempengaruhi pemerintah Inggris. Wakil Perdana Menteri Inggris, Nick Clegg, mengatakan di twitter, bahwa konferensi pers dibatalkan, setelah derek di atas Kantor Kabinet runtuh.
"Konferensi pers hari ini di pindah ke hari lain, setelah tidak ada derek di atap dan wartawan yang bepergian dengan kereta tidak dapat bergabung dengan kami," tulis Clegg di akun twitter-nya.
Salah satu korban adalah seorang gadis 17 tahun yang saat bencana terhadi sedang tidur di rumahnya, di Hever, Kent. Pohon yang roboh menghancurkan kediaman gadis itu. Ia dinyatakan meninggal di tempat kejadian.
Sementara korban tewas lainnya adalah seorang pria berusia 50-an. Korban tewas di dalam mobilnya yang tertimpa pohon tumbang di Watford, Herts. Selain menumbangkan banyak pohon, badai besar ini juga membuat lalu lintas lumpuh dan memadamkan aliran listrik.
Menurut laporan media setempat, badai yang diberi nama St. Jude ini memotong pasokan listrik ke 220 ribu rumah. Badai ini membawa angin berkekuatan 195 km per jam.
Martin Young, Kepala Badan Cuaca Inggris mengatakan dalam siaran pers, meski ini adalah badai yang besar, namun pihaknya tidak memprediksi angin akan menjadi lebih kuat seperti badai besar pada 1987 atau 1990 silam.
Sumber di bandara Heathrow, London, menyatakan, bahwa sekitar 130 penerbangan dibatalkan. Otoritas bandara juga menyarankan penumpang untuk memeriksa ramalan cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Badai juga mempengaruhi pemerintah Inggris. Wakil Perdana Menteri Inggris, Nick Clegg, mengatakan di twitter, bahwa konferensi pers dibatalkan, setelah derek di atas Kantor Kabinet runtuh.
"Konferensi pers hari ini di pindah ke hari lain, setelah tidak ada derek di atap dan wartawan yang bepergian dengan kereta tidak dapat bergabung dengan kami," tulis Clegg di akun twitter-nya.
(esn)