China mengaku telah laksanakan rekomendasi Dewan HAM PBB
Rabu, 23 Oktober 2013 - 02:18 WIB
China mengaku telah laksanakan rekomendasi Dewan HAM PBB
A
A
A
Sindonews.com – China membela catatan Hak Asasi Manusia (HAM) mereka di depan Dewan HAM PBB, Selasa (22/10/2013). China menegaskan, pihaknya telah melakukan reformasi besar soal HAM di dalam negeri.
China Wu Hailong, utusan khusus China mengatakan kepada Dewan HAM PBB, bahwa negaranya telah memenuhi janji yang dibuat pada 2009.
"Pemerintah China membuat komitmen serius, ketika China mengalami review berikutnya. Dunia akan melihat Cina dengan perekonomian yang lebih sejahtera, meningkatkan demokrasi dan aturan hukum, masyarakat yang lebih harmonis, dan orang yang hidup dalam kebahagiaan,” kata Hailong, seperti dikutip dari AFP.
Sebelumnya pada 2009, Dewan HAM PBB telah mendesak China untuk melakukan upaya lebih di sejumlah daerah, termasuk pengentasan kemiskinan, reformasi peradilan, dan pengakuan hak-hak etnis minoritas.
"Empat tahun telah berlalu, dan saya ingin memberitahu Anda, bahwa rekomendasi di atas telah dilaksanakan atau sedang dilakukan, dan komitmen kami pada dasarnya telah terpenuhi," lanjutnya.
Meski begitu, banyak pihak yang menyebut Pemerintah China masih menindas hak-hak warga Tibet. Pemerintah China sendiri membantah tuduhan itu, dan menyebut pihaknya telah membebaskan perbudakan di Tibet.
China Wu Hailong, utusan khusus China mengatakan kepada Dewan HAM PBB, bahwa negaranya telah memenuhi janji yang dibuat pada 2009.
"Pemerintah China membuat komitmen serius, ketika China mengalami review berikutnya. Dunia akan melihat Cina dengan perekonomian yang lebih sejahtera, meningkatkan demokrasi dan aturan hukum, masyarakat yang lebih harmonis, dan orang yang hidup dalam kebahagiaan,” kata Hailong, seperti dikutip dari AFP.
Sebelumnya pada 2009, Dewan HAM PBB telah mendesak China untuk melakukan upaya lebih di sejumlah daerah, termasuk pengentasan kemiskinan, reformasi peradilan, dan pengakuan hak-hak etnis minoritas.
"Empat tahun telah berlalu, dan saya ingin memberitahu Anda, bahwa rekomendasi di atas telah dilaksanakan atau sedang dilakukan, dan komitmen kami pada dasarnya telah terpenuhi," lanjutnya.
Meski begitu, banyak pihak yang menyebut Pemerintah China masih menindas hak-hak warga Tibet. Pemerintah China sendiri membantah tuduhan itu, dan menyebut pihaknya telah membebaskan perbudakan di Tibet.
(esn)