6 PNS Afghanistan yang diculik Taliban ditemukan tak bernyawa
Selasa, 27 Agustus 2013 - 19:56 WIB
6 PNS Afghanistan yang diculik Taliban ditemukan tak bernyawa
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Departemen investigasi kriminal Provinsi Herat, Afghanistan, Israeel Khan, mengatakan, gerilyawan Taliban telah membunuh enam pegawai pemerintah yang diculik beberapa hari lalu di Provinsi Herat, Senin (27/8/2013).
"Pagi ini kami menemukan enam mayat pegawai Kementerian Rehabilitasi dan Pembangunan Pedesaan di Distrik Gulran. Mereka semua dilaporkan diculik gerilyawan Taliban pada akhir pekan lalu," ungkap Khan kepada Xinhua. Menurutnya, semua korban sedang menangani proyek Kementerian Rehabilitasi dan Pembangunan Pedesaan di Distrik Gulran yang didanai oleh Program Solidaritas Nasional.
Khan mengatakan, korban tewas adalah empat orang insinyur, sementara dua orang lainnya adalah staf proyek.Seperti diketahui, awal April lalu gerilyawan Taliban memulai operasi tahunan, mereka mengancam akan melancarkan serangan terhadap tentara Afghanistan, pasukan asing, orang-orang yang bekerja untuk pemerintah dan semua yang mereka anggap sebagai target sah serangan mereka.
Menurut laporan PBB yang dirilis di Kabul awal Juli lalu, sebanyak 1.319 warga sipil dilaporkan tewas, sementara 2.533 orang lainnya menderita luka-luka akibat sejumlah aksi kekerasan terkait konflik sepanjang kurtal pertama tahun 2013. Dari jumlah itu, 74 persen korban tewas adalah warga sipil.
"Pagi ini kami menemukan enam mayat pegawai Kementerian Rehabilitasi dan Pembangunan Pedesaan di Distrik Gulran. Mereka semua dilaporkan diculik gerilyawan Taliban pada akhir pekan lalu," ungkap Khan kepada Xinhua. Menurutnya, semua korban sedang menangani proyek Kementerian Rehabilitasi dan Pembangunan Pedesaan di Distrik Gulran yang didanai oleh Program Solidaritas Nasional.
Khan mengatakan, korban tewas adalah empat orang insinyur, sementara dua orang lainnya adalah staf proyek.Seperti diketahui, awal April lalu gerilyawan Taliban memulai operasi tahunan, mereka mengancam akan melancarkan serangan terhadap tentara Afghanistan, pasukan asing, orang-orang yang bekerja untuk pemerintah dan semua yang mereka anggap sebagai target sah serangan mereka.
Menurut laporan PBB yang dirilis di Kabul awal Juli lalu, sebanyak 1.319 warga sipil dilaporkan tewas, sementara 2.533 orang lainnya menderita luka-luka akibat sejumlah aksi kekerasan terkait konflik sepanjang kurtal pertama tahun 2013. Dari jumlah itu, 74 persen korban tewas adalah warga sipil.
(esn)