Jaksa China: Kejahatan Bo Xilai sangat serius

Senin, 26 Agustus 2013 - 10:45 WIB
Jaksa China: Kejahatan...
Jaksa China: Kejahatan Bo Xilai sangat serius
A A A
Sindonews.com – Jaksa yang mendakwa bekas Ketua Partai Komunis China wilayah Chongqing, Bo Xilai, menyebut, tindakan yang dituduhkan pada Bo termasuk kejahatan sangat serius. Komentar pihak jaksa itu muncul dalam situs jejaring sosial setempat, Sina Weibo, yang diposting pada Senin (26/8/2013).

Para analis setempat, menilai pengadilan umum harus menemukan bukti seperti tuduhan jaksa, jika ingin menjatuhkan hukuman mati pada mantan politisi top China yang dituduh korupsi, menerima suap dan menyalahgunakan kekuasaan saat menjadi pejabat.

Hukuman mati di China umumnya berlaku pada pelaku korupsi yang nilainya lebih dari 100.000 yuan (USD16 ribu). Bo sendiri dituduh menerima suap sebesar 21,8 juta yuan (USD3,56 juta) dari dua pengusaha.

”kejahatan terdakwa sangat serius,” kata jaksa di pengadilan, yang transkripnya diposting di Sina Weibo, seperti dikutip Sunday China Morning Post.

”Dia mengaku tidak bersalah atas tuduhan tersebut, dan tidak ada keadaan khusus yang menyarankan hukuman ringan (padanya). Ini harus ditangani dengan serius sesuai dengan hukum,” lanjut jaksa.

Media pemerintah setempat, memuji proses peradilan di Mahkamah Rakyat Menengah di Jinan itu. Menurut media itu, proses hukum yang setranspransi seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya di China.

Sebelumnya, mantan polisi saat Bo Xilai jadi pejabat, Wang Lijun, memberikan kesaksian yang menyudutkan Bo. Mantan polisi yang mencari suaka ke Konsulat AS, karena keselamatannya terancam, saat sidang sebelumnya mengaku mendengar percakapan telepon yang berisi bahwa Bo Xilai menyuruh istrinya Gu Kailai untuk mengambil transferan uang dari pengusaha.

Namun, Bo membantah kesaksian itu. Ia justru berujar, koruptor paling bodoh di China pun tidak akan mungkin memperbincangkan perihal suap dan korupsi via telepon yang bisa didengar banyak orang.

Wang mencari suaka, karena mengungkapkan skandal seputar kematian pengusaha Inggris, Neil Heywood, di mana Gu Kailai dihukum karena pembunuhan itu.
(esn)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
20 menit yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
1 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
3 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
4 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
6 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved