Bo Xilai: Koruptor China bodoh pun tak bicara via telepon
Sabtu, 24 Agustus 2013 - 14:45 WIB
Bo Xilai: Koruptor China bodoh pun tak bicara via telepon
A
A
A
Sindonews.com – Bekas Ketua Partai Komunis China untuk wilayah Chongqing, Bo Xilai, pada Sabtu (24/8/2013), melampiaskan komentar pedasnya terhadap para saksi di pengadilan korupsi di China. Bo berujar, pejabat paling bodoh pun tahu dan tidak mungkin mendiskusikan suap dan korupsi melalui telepon yang bisa didengar banyak orang.
Komentar pedas Bo itu, sekaligus menanggapi pemutaran rekaman video testimoni istri Bo, Gu Kailai, yang telah dihukum karena terlibat pembunuhan terhadap pengusaha Inggris. Dalam rekaman testimoni yang diputar kemarin, Gu Kailai menuturkan, seorang pengusaha yang dituduh memberikan uang suap kerap membayarkan tiket pesawat ke keluarganya. Pengusaha itu, kata Gu Kailai, juga kerap memberikan hadiah–hadiah yang mahal.
Bo telah menantang dan menyangkal tuduhan suap, korupsi dan penggelapan uang publik. Ia juga dituduh menyalahgunakan kekuasaan, karena saat menjadi walikota di Dalian, Bo melarang polisi menyelidiki keterlibatan istrinya terkait pengusaha Inggris.
Seoarang saksi, Wang Zhenggang, mantan pejabat perencanaan di Dalian saat Bo menjadi walikota tahun 1990-an, mengatakan dalam sidang, bahwa, Bo menelepon Gu Kailai di depannya. Dalam percakapan via telepon itu, Bo menyuruh istrinya mengambil uang 5 juta yuan (USD820 ribu) yang ditransfer dari pengusaha dalam proyek konstruksi pemerintah daerah.
Namun, Bo menepis kesaksian Wang Zhenggang itu. Menurutnya, kesaksian soal percekapan telepon tidak masuk akal. ”Bahkan pelaku korupsi di China yang paling bodoh pun tidak akan melakukannya," kata Bo, seperti dikutip Fox News, Sabtu (24/8/2013).
”Semua orang yang mengenal saya, tahu bahwa saya meminta mereka untuk mematikan ponsel mereka, sebelum saya berbicara dengan hati-hati,” lanjut dia.
Komentar pedas Bo itu, sekaligus menanggapi pemutaran rekaman video testimoni istri Bo, Gu Kailai, yang telah dihukum karena terlibat pembunuhan terhadap pengusaha Inggris. Dalam rekaman testimoni yang diputar kemarin, Gu Kailai menuturkan, seorang pengusaha yang dituduh memberikan uang suap kerap membayarkan tiket pesawat ke keluarganya. Pengusaha itu, kata Gu Kailai, juga kerap memberikan hadiah–hadiah yang mahal.
Bo telah menantang dan menyangkal tuduhan suap, korupsi dan penggelapan uang publik. Ia juga dituduh menyalahgunakan kekuasaan, karena saat menjadi walikota di Dalian, Bo melarang polisi menyelidiki keterlibatan istrinya terkait pengusaha Inggris.
Seoarang saksi, Wang Zhenggang, mantan pejabat perencanaan di Dalian saat Bo menjadi walikota tahun 1990-an, mengatakan dalam sidang, bahwa, Bo menelepon Gu Kailai di depannya. Dalam percakapan via telepon itu, Bo menyuruh istrinya mengambil uang 5 juta yuan (USD820 ribu) yang ditransfer dari pengusaha dalam proyek konstruksi pemerintah daerah.
Namun, Bo menepis kesaksian Wang Zhenggang itu. Menurutnya, kesaksian soal percekapan telepon tidak masuk akal. ”Bahkan pelaku korupsi di China yang paling bodoh pun tidak akan melakukannya," kata Bo, seperti dikutip Fox News, Sabtu (24/8/2013).
”Semua orang yang mengenal saya, tahu bahwa saya meminta mereka untuk mematikan ponsel mereka, sebelum saya berbicara dengan hati-hati,” lanjut dia.
(esn)