Menlu RI desak DK PBB bereskan konflik di Timur Tengah
Jum'at, 23 Agustus 2013 - 18:35 WIB
Menlu RI desak DK PBB bereskan konflik di Timur Tengah
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Marty M. Natalegawa, bertemu dengan Presiden DK PBB, Kamis (22/8/2013) di Markas Besar PBB, di New York. Dalam pertemuan itu, Marty mendesak DK PBB menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Marty bertemu Duta Besar Argentina yang sekaligus Presiden DK PBB, María Cristina Perceval, selama sekitar satu jam. Menlu, meminta penjelasan kepada Presiden DK PBB mengenai penanganan konflik yang terjadi di Palestina, Suriah dan Mesir.
”DK PBB harus dapat menjalankan mandatnya untuk menjaga Perdamaian dan Keamanan di dunia khususnya di kawasan Timur Tengah,” kata Marty, dalam rilisnya kepada Sindonews, Jumat (23/8/2013).
Khusus masalah di Palestina, Menlu mendukung upaya perundingan damai antara Palestina dengan Israel yang difasilitasi AS. ”DK PBB harus menciptakan kondisi yang kondusif dan mendorong kedua pihak agar terus melakukan perundingan," kata Marty.
Marty bertemu Duta Besar Argentina yang sekaligus Presiden DK PBB, María Cristina Perceval, selama sekitar satu jam. Menlu, meminta penjelasan kepada Presiden DK PBB mengenai penanganan konflik yang terjadi di Palestina, Suriah dan Mesir.
”DK PBB harus dapat menjalankan mandatnya untuk menjaga Perdamaian dan Keamanan di dunia khususnya di kawasan Timur Tengah,” kata Marty, dalam rilisnya kepada Sindonews, Jumat (23/8/2013).
Khusus masalah di Palestina, Menlu mendukung upaya perundingan damai antara Palestina dengan Israel yang difasilitasi AS. ”DK PBB harus menciptakan kondisi yang kondusif dan mendorong kedua pihak agar terus melakukan perundingan," kata Marty.
(esn)