Rusia & China minta investigasi PBB di Suriah objektif
Jum'at, 23 Agustus 2013 - 17:16 WIB
Rusia & China minta investigasi PBB di Suriah objektif
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Rusia dan China meminta Pemerintah Suriah berkerja sama dengan tim inspeksi PBB yang akan menyelidiki dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah. Kedua negara itu minta penyelidikan dilakukan objektif, dan semua pihak tidak berprasangka terhadap hasil investigasi.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, telah setuju bahwa penyelidikan yang dilakukan PBB harus objektif. Rusia selama ini dikenal sebagai sekutu paling kuat pemerintah Bashar al-Assad.
Lavrov, dalam pernyataannya, juga minta agar pihak pemberontak Suriah menjamin keamanan semua tim PBB dalam saat menjalakan misinya.
Pemerintah China juga minta Pemerintah Suriah memberikan akses langsung tim PBB yang akan menyelidiki dugaan penggunaan senjata kimia kimia di dekat Damaskus. ”Tim inspeksi PBB telah pergi ke Suriah untuk memulai enyelidikan mereka. (China) berharap, dan percaya mereka dapat sepenuhnya berkonsultasi dengan Pemerintah Suriah untuk memastikan kelancaran dari pekerjaan penyelidikan itu,” kata pihak Kementerian Luar Negeri China, seperti dikutip Reuters.
”Kami percaya bahwa sebelum investigasi dilakukan, semua pihak harus menghindari prasangka terhadap hasilnya,” kata kementerian itu dalam situsnya. Moskow dan Beijing sebelumnya memveto upaya Barat yang hendak menjatuhkan sanksi PBB terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, telah setuju bahwa penyelidikan yang dilakukan PBB harus objektif. Rusia selama ini dikenal sebagai sekutu paling kuat pemerintah Bashar al-Assad.
Lavrov, dalam pernyataannya, juga minta agar pihak pemberontak Suriah menjamin keamanan semua tim PBB dalam saat menjalakan misinya.
Pemerintah China juga minta Pemerintah Suriah memberikan akses langsung tim PBB yang akan menyelidiki dugaan penggunaan senjata kimia kimia di dekat Damaskus. ”Tim inspeksi PBB telah pergi ke Suriah untuk memulai enyelidikan mereka. (China) berharap, dan percaya mereka dapat sepenuhnya berkonsultasi dengan Pemerintah Suriah untuk memastikan kelancaran dari pekerjaan penyelidikan itu,” kata pihak Kementerian Luar Negeri China, seperti dikutip Reuters.
”Kami percaya bahwa sebelum investigasi dilakukan, semua pihak harus menghindari prasangka terhadap hasilnya,” kata kementerian itu dalam situsnya. Moskow dan Beijing sebelumnya memveto upaya Barat yang hendak menjatuhkan sanksi PBB terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad.
(esn)