Rudd & Abott saling serang dalam debat Pemilu Australia

Minggu, 11 Agustus 2013 - 17:03 WIB
Rudd & Abott saling...
Rudd & Abott saling serang dalam debat Pemilu Australia
A A A
Sindonews.com – Pemimpin Partai Buruh Buruh yang juga Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd dan pemimpin oposisi Tony Abbott, menjalani sesi debat pertama dalam kampanye Pemilu Australia. Keduanya saling serang soal kebijakan politik masing-masing untuk meraih simpati publik.

Pemilu parlemen Australia sudah ditetapkan, akan berlangsung 7 September 2013 nanti. Beberapa politisi ada yang mengundurkan diri sebelum Pemilu dimulai.

Kevin Rudd memulai perdebatan, dengan mengklaim akan membuat cara baru untuk menguatkan ekonomi rakyat Australia. Sedangkan Abbott menyoroti soal imigran gelap, dan berjanji untuk menghentikannya.

Abbott mengatakan, satu-satunya cara untuk melakukan perubahan di Australia, adalah dengan membiarkan koalisi masuk di pemerintahan. Namun, Rudd menyebut, koalisi telah terlibat dalam kebijakan atas penggelapan biaya.

Abbott mengatakan, ia tidak akan membuat perubahan. Menurutnya, agak memalukan bahwa setelah enam tahun, Rudd datang dengan kampanye yang ketakutan tentang masalah ekonomi ini. ”Saya bersikap jujur. Orang-orang kita tidak bisa melakukannya saat ini,” kritik Abbott, seperti dikutip news.com.au, Minggu (11/8/2013).

Meski berkomentar saling menyerang, di akhir sesi debat, kedua politisi itu berjabat tangan di hadapan publik. ”Saya senang dengan kesempatan bisa ikut dalam perdebatan tentang masa depan kita,” ujar Rudd. ”Saya sangat bergairah tentang negara kita, Australia.”
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
7 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
8 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
9 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
10 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
12 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
13 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved