SBY: Jika situsi memburuk, jaga WNI di Mesir
Kamis, 04 Juli 2013 - 10:30 WIB
SBY: Jika situsi memburuk, jaga WNI di Mesir
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menginstruksikan kepada Duta Besar RI di Mesir, untuk mengamankan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di sana, jika situsi memburuk. SBY minta semua WNI tidak melibatkan diri dalam urusan politik di Mesir.
”Kpd Dubes Nurfaizi saya instruksikan, jika situasi polsoskam memburuk, jaga keamanan KBRI & seluruh WNI, tmsk para mahasiswa kita. *SBY*,” demikian pernyataan Presiden Yudhoyono, melalui akun Twitter-nya, @SBYudhoyono, Kamis (4/7/2013).
”Kpd seluruh WNI, saya minta utk hindari tempat-tempat berbahaya & jangan libatkan diri dlm urusan domestik Mesir,” lanjut tweet SBY.
Dalam drama politik panjang di Mesir yang berakhir dengan penggulingan Presiden Mesir, Mohamed Morsi, semalam, setidaknya 50 orang sudah terbunuh. Kebanyakan korban tewas terjadi saat bentrokan antara pendukung dan penentang Morsi atau biasa disebut Tamarod.
Morsi sendiri bersama para ajudannya kini jadi tahanan rumah. Mesir usai penggulingan Morsi, saat ini dikuasai militer. Sebelumnya, mereka sudah mengultimatum kepada Morsi agar memenuhi tuntutan rakyat Mesir dalam tempo 48 jam yang berakhir Rabu, kemarin. Morsi mengabaikan ultimatum, dan akhirnya militer bertindak semalam.
”Kpd Dubes Nurfaizi saya instruksikan, jika situasi polsoskam memburuk, jaga keamanan KBRI & seluruh WNI, tmsk para mahasiswa kita. *SBY*,” demikian pernyataan Presiden Yudhoyono, melalui akun Twitter-nya, @SBYudhoyono, Kamis (4/7/2013).
”Kpd seluruh WNI, saya minta utk hindari tempat-tempat berbahaya & jangan libatkan diri dlm urusan domestik Mesir,” lanjut tweet SBY.
Dalam drama politik panjang di Mesir yang berakhir dengan penggulingan Presiden Mesir, Mohamed Morsi, semalam, setidaknya 50 orang sudah terbunuh. Kebanyakan korban tewas terjadi saat bentrokan antara pendukung dan penentang Morsi atau biasa disebut Tamarod.
Morsi sendiri bersama para ajudannya kini jadi tahanan rumah. Mesir usai penggulingan Morsi, saat ini dikuasai militer. Sebelumnya, mereka sudah mengultimatum kepada Morsi agar memenuhi tuntutan rakyat Mesir dalam tempo 48 jam yang berakhir Rabu, kemarin. Morsi mengabaikan ultimatum, dan akhirnya militer bertindak semalam.
(esn)