Militan Islam Rusia ancam gagalkan Olimpiade 2014
Rabu, 03 Juli 2013 - 16:37 WIB
Militan Islam Rusia ancam gagalkan Olimpiade 2014
A
A
A
Sindonews.com - Pemimpin Pemberontak Islam Rusia di wilayah Kaukasus Utara pada Rabu (3/7/2013), menyerukan pengikutnya untuk mengagagalkan pesta Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi.
Dalam video yang diposting di www.kavkazcenter.com, pemimpin pemberontak, Doku Umarov, mengatakan perintah untuk tidak menyerang sasaran di luar Kaukasus Utara telah dibatalkan.
Pesta olahraga itu dijadwalkan akan digelar Februari 2014 mendatang di kawasan Laut Hitam Sochi, dekat dengan pegunungan Kaukasus Utara. Namun, Presiden Rusia Vladmir Putin, berjanji memperketat keamanan di ajang Olimpiade. Putin mengatakan, ia akan mempertaruhkan reputasinya demi acara itu.
”Mereka (Rusia) berencana untuk menyelenggarakan Olimpiade pada tulang-tulang leluhur kami, pada tulang-tulang para Muslim yang meninggal, dan dimakamkan di wilayah tanah kami, di Laut Hitam,” kata Umarov.
”Dan kita sebagai mujahidin berkewajiban untuk tidak mengizinkan itu,” lanjut Umarov dalam tayangan video, dikutip Reuters.
Meskipun keaslian video itu belum bisa dipastikan sebagai pernyataan Umarov, tapi orang yang paling dicari Pemerintah Rusia itu memang kerap mempublikasikan seruan pada pejuang Islam yang ia sebut sebagai mujahidin.
”Saya meminta Anda, setiap mujahid, baik di Tatarstan, Bashkortostan atau di wilayah Kaukasus, gunakan kekuatan dengan maksimal untuk mengganggu setan ini menari di atas tulang nenek moyang kita,” ucapnya.
Dalam video yang diposting di www.kavkazcenter.com, pemimpin pemberontak, Doku Umarov, mengatakan perintah untuk tidak menyerang sasaran di luar Kaukasus Utara telah dibatalkan.
Pesta olahraga itu dijadwalkan akan digelar Februari 2014 mendatang di kawasan Laut Hitam Sochi, dekat dengan pegunungan Kaukasus Utara. Namun, Presiden Rusia Vladmir Putin, berjanji memperketat keamanan di ajang Olimpiade. Putin mengatakan, ia akan mempertaruhkan reputasinya demi acara itu.
”Mereka (Rusia) berencana untuk menyelenggarakan Olimpiade pada tulang-tulang leluhur kami, pada tulang-tulang para Muslim yang meninggal, dan dimakamkan di wilayah tanah kami, di Laut Hitam,” kata Umarov.
”Dan kita sebagai mujahidin berkewajiban untuk tidak mengizinkan itu,” lanjut Umarov dalam tayangan video, dikutip Reuters.
Meskipun keaslian video itu belum bisa dipastikan sebagai pernyataan Umarov, tapi orang yang paling dicari Pemerintah Rusia itu memang kerap mempublikasikan seruan pada pejuang Islam yang ia sebut sebagai mujahidin.
”Saya meminta Anda, setiap mujahid, baik di Tatarstan, Bashkortostan atau di wilayah Kaukasus, gunakan kekuatan dengan maksimal untuk mengganggu setan ini menari di atas tulang nenek moyang kita,” ucapnya.
(esn)