Iran siap intervensi krisis politik Mesir

Selasa, 02 Juli 2013 - 16:32 WIB
Iran siap intervensi...
Iran siap intervensi krisis politik Mesir
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Iran pada Selasa (2/7/2013), memperingatkan militer Mesir untuk menghormati Presiden Mohamed Morsi sebagai hasil "suara rakyat" dalam Pemilu setahun lalu. Iran juga menyatakan siap campur tangan dalam krisis politik Mesir.

”Mohamed Morsi adalah presiden incumbent (yang terpilih) berdasarkan suara rakyat,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian, dikutip kantor berita IRNA.

”Angkatan bersenjata Mesir diharapkan,memainkan peran mereka untuk mendukung rekonsiliasi nasional dan menghormati suara rakyat,” lanjut Abdollahian.

Militer Mesir pada Senin (1/7/2013) mengultimatum Morsi, bahwa dalam tempo 48 jam Morsi harus menanggpi tuntutan rakyat. Jika tidak, pihak militer akan intervensi untuk memulihkan krisis politik di Mesir. Ultimatum militer itu, muncul hanya sehari setelah jutaan pengunjuk rasa turun ke jalan untuk menyerukan pelengseran Morsi.

Namun, Presiden Morsi menolak ultimatum itu. Ia bersikeras tidak akan mundur, dan tetap melanjutkan jalannya menuju rekonsiliasi nasional.

Abdollahian, dalam komentarnya, menyatakan, bahwa Iran siap melawan divisi di Mesir. ”Membagi bangsa Mesir tidak menghasilkan keuntungan,” katanya, yang menyebut semua pihak harus menghormati hasil Pemilu. ”Hal terpenting adalah untuk stabilitas Mesir,” imbuh dia.

Iran telah berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan Mesir sejak Morsi berkuasa setahun lalu. Tahun 2011 Mesir mengalami revolusi dan ditaktor Hosni Mubarak digulingkan. Setahun selanjutnya, sebelum Pemilu mesir dikendalikan pihak militer.

Morsi menjadi penguasa Mesir melalui Ikhwanul Muslimin. Dia melakukan kunjungan pertama ke Teheran, sejak revolusi Islam tahun 1979 pecah di Iran.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
4 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
5 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
6 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
7 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
8 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved