Tentara Yaman luncurkan operasi penumpasan al-Qaeda
Rabu, 05 Juni 2013 - 18:06 WIB
Tentara Yaman luncurkan operasi penumpasan al-Qaeda
A
A
A
Sindonews.com - Pasukan Yaman meluncurkan serangan habis-habisan terhadap kelompok al-Qaeda yang baru saja merebut desa di provinsi tenggara Hadramaut, Rabu (5/6/2013). Demikian dilaporkan sejumlah pejabat Yaman dan beberapa saksi mata.
"Tentara meluncurkan operasi serangan fajar di Ghayl Bawazir, sekitar 30 km dari timur Kota Pelabuhan Mukalla. Serangan itu didukung dengan bantuan tank dan helikopter," ungkap seorang pejabat keamanan Yaman, seperti dilansir AFP.
Saksi mata mengaku melihat sejumlah konvoi militer memasuki wilayah yang menurut pengakuan pejabat lokal telah diambil alih sejak sebulan yang lalu.
Petugas medis di Rumah Sakit Mukalla mengatakan, sejauh ini mereka telah menerima tujuh tentara.
Mereka semua dilarikan dalam keadaan terluka dan sedang menjalani perawatan.Pejuang al-Qaeda dilaporkan kembali ke wilayah Hadramaut setelah diusir dari Provinsi Abyan, di wilayah itu mereka telah memerintah selama setahun.
Warga Ghayl Bawazi sebelumnya mengatakan, wilayah tersebut dengan mudah dapat dikuasai al-Qaeda karena ketiadaan pasukan keamanan di wilayah itu. Setelah menguasai wilayah itu mereka membagikan selebaran yang menyatakan wilayah tersebut berada dibawah pemerintahan al-Qaeda, guna memperkuat kekuasaan mereka juga menyebarkan sejumlah anggota pasukan mereka.
"Tentara meluncurkan operasi serangan fajar di Ghayl Bawazir, sekitar 30 km dari timur Kota Pelabuhan Mukalla. Serangan itu didukung dengan bantuan tank dan helikopter," ungkap seorang pejabat keamanan Yaman, seperti dilansir AFP.
Saksi mata mengaku melihat sejumlah konvoi militer memasuki wilayah yang menurut pengakuan pejabat lokal telah diambil alih sejak sebulan yang lalu.
Petugas medis di Rumah Sakit Mukalla mengatakan, sejauh ini mereka telah menerima tujuh tentara.
Mereka semua dilarikan dalam keadaan terluka dan sedang menjalani perawatan.Pejuang al-Qaeda dilaporkan kembali ke wilayah Hadramaut setelah diusir dari Provinsi Abyan, di wilayah itu mereka telah memerintah selama setahun.
Warga Ghayl Bawazi sebelumnya mengatakan, wilayah tersebut dengan mudah dapat dikuasai al-Qaeda karena ketiadaan pasukan keamanan di wilayah itu. Setelah menguasai wilayah itu mereka membagikan selebaran yang menyatakan wilayah tersebut berada dibawah pemerintahan al-Qaeda, guna memperkuat kekuasaan mereka juga menyebarkan sejumlah anggota pasukan mereka.
(esn)