9 penumpang bus Afghanistan tewas akibat ledakan bom
Senin, 08 April 2013 - 19:04 WIB
9 penumpang bus Afghanistan tewas akibat ledakan bom
A
A
A
Sindonews.com– Sebuah bus yang biasa melintas di Provinsi Wardak menjadi sasaran ledakan bom gerilyawan Taliban. Attaullah Khogyani, Juru Bicara Gubernur Provinsi Wardak mengatakan, ledakan tersebut menewaskan sembilan penumpang dan melukai 22 orang penumpang lainnya.
"Pada pukul 8 pagi, sebuah ledakan bom menghantam sebuah bus yang biasa melayani rute harian Kabul-Ghazni," ungkap Khogyani, seperti dilansir Naharnet, Senin (8/4/2013).
"Ledakan tersebut melukai 22 orang dan menewaskan sembilan orang, termasuk seorang wanita," imbuh Khogyani. Dia lantas menuduh gerilyawan Taliban dalang di balik serangan bom tersebut.
Ghulam Farouq, Direktur Kesehatan Masyarakat Provinsi Wardak membenarkan, bahwa ada sembilan orang tewas dalam ledakan tersebut. Di mana, tiga orang di antaranya adalah anak-anak, satu wanita dan lima laki-laki. "Beberapa orang yang terluka kini dalam kondisi kritis dan menjalani pengobatan medis," ungkap Farouq.
Pasukan gabungan di Afghanistan mengintensifkan operasi penumpasan di seluruh wilayah Afghanistan jelang pergantian musim memasuki musim panas. Menurut pasukan asing yang sudah mengenal seluk beluk penyerangan selama lebih dari satu dekade, serangan yang dilancarkan militan dan pemberontak Afghanistan banyak terjadi di musim panas.
"Pada pukul 8 pagi, sebuah ledakan bom menghantam sebuah bus yang biasa melayani rute harian Kabul-Ghazni," ungkap Khogyani, seperti dilansir Naharnet, Senin (8/4/2013).
"Ledakan tersebut melukai 22 orang dan menewaskan sembilan orang, termasuk seorang wanita," imbuh Khogyani. Dia lantas menuduh gerilyawan Taliban dalang di balik serangan bom tersebut.
Ghulam Farouq, Direktur Kesehatan Masyarakat Provinsi Wardak membenarkan, bahwa ada sembilan orang tewas dalam ledakan tersebut. Di mana, tiga orang di antaranya adalah anak-anak, satu wanita dan lima laki-laki. "Beberapa orang yang terluka kini dalam kondisi kritis dan menjalani pengobatan medis," ungkap Farouq.
Pasukan gabungan di Afghanistan mengintensifkan operasi penumpasan di seluruh wilayah Afghanistan jelang pergantian musim memasuki musim panas. Menurut pasukan asing yang sudah mengenal seluk beluk penyerangan selama lebih dari satu dekade, serangan yang dilancarkan militan dan pemberontak Afghanistan banyak terjadi di musim panas.
(esn)