Dalam 24 jam terakhir, 29 militan tewas di Afghanistan
Senin, 25 Februari 2013 - 23:07 WIB
Dalam 24 jam terakhir, 29 militan tewas di Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Sedikitnya 29 anggota militan tewas dan 29 lainnya menderita luka-luka dalam operasi militer yang dilakukan dalam 24 jam terakhir. Ini adalah serangan terbaru yang dilakukan militer dan polisi Afghanistan pada kaum militan di negara itu.
"Polisi Nasional Afghanistan (ANP) dalam kemitraan dengan tentara Afghanistan dan tentara NATO yang dipimpin pasukan koalisi, melancarkan operasi pembersihan kaum militan,” sebut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Senin (25/2/2013).
Operasi dilakukan di sejumlah wilayah, seperti Nangarhar, Laghman, Badakhshan, Kandahar, Zabul, Logar, Ghazni, Paktiya, Herat, Badghis, dan provinsi Helmand. “Operasi ini berhasil menewaskan 29 anggota militan dan enam anggota militan lainnya ditahan,” lanjut pernyataan tersebut.
Pernyataan itu tidak mengungkapkan, apakah ada korban di pihak pasukan keamanan. “ANP juga berhasil menemukan dan menjinakkan 10 ranjau darat dan bom rakitan di wilayah Kunar, Kapisa, Faryab, dan provinsi Zabul,” pernyataan itu menambahkan.
Akhir-akhir ini, tentara dan polisi Afghanistan, didukung oleh NATO yang dipimpin pasukan koalisi, telah mengintensifkan operasi terhadap Taliban dan kelompok militan lainnya. Kaum militan pun membalas tindakan ini dengan aksi pemboman di sejumlah wilayah.
Pada akhir pekan lalu, Taliban melakukan tiga serangan bom bunuh diri yang menewaskan empat personel keamanan Afghanistan di provinsi timur Nangarhar dan Logar.
"Polisi Nasional Afghanistan (ANP) dalam kemitraan dengan tentara Afghanistan dan tentara NATO yang dipimpin pasukan koalisi, melancarkan operasi pembersihan kaum militan,” sebut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Senin (25/2/2013).
Operasi dilakukan di sejumlah wilayah, seperti Nangarhar, Laghman, Badakhshan, Kandahar, Zabul, Logar, Ghazni, Paktiya, Herat, Badghis, dan provinsi Helmand. “Operasi ini berhasil menewaskan 29 anggota militan dan enam anggota militan lainnya ditahan,” lanjut pernyataan tersebut.
Pernyataan itu tidak mengungkapkan, apakah ada korban di pihak pasukan keamanan. “ANP juga berhasil menemukan dan menjinakkan 10 ranjau darat dan bom rakitan di wilayah Kunar, Kapisa, Faryab, dan provinsi Zabul,” pernyataan itu menambahkan.
Akhir-akhir ini, tentara dan polisi Afghanistan, didukung oleh NATO yang dipimpin pasukan koalisi, telah mengintensifkan operasi terhadap Taliban dan kelompok militan lainnya. Kaum militan pun membalas tindakan ini dengan aksi pemboman di sejumlah wilayah.
Pada akhir pekan lalu, Taliban melakukan tiga serangan bom bunuh diri yang menewaskan empat personel keamanan Afghanistan di provinsi timur Nangarhar dan Logar.
(esn)