Kapal kargo Iran kabur dari perairan Sri Lanka

Kamis, 17 Januari 2013 - 22:26 WIB
Kapal kargo Iran kabur...
Kapal kargo Iran kabur dari perairan Sri Lanka
A A A
Sindonews.com - Sebuah kapal kargo berbendera Iran, Amina MV, melarikan diri dari perairan sekitar Sri Lanka, Kamis (17/1/2013), setelah berminggu-minggu berada dalam penahanan oleh Angkatan Laut Sri Lanka.

Angkatan Laut Sri Lanka sempat melepaskan tembakan peringatan untuk mencegah Amina MV meninggalkan perairan negara itu, namun Amina MV berhasil keluar dari wilayah Sri Lanka.

"Jika kapal berada di luar 12 mil laut dari pantai-pantai Sri Lanka, maka kami tidak dapat melakukan apa pun sesuai dengan undang-undang PBB. Kecuali kapal telah melakukan kejahatan di wilayah negara kami," kata Juru Bicara Angkatan Laut Sri Lanka, Kosala Warnakulasuriya, seperti dikutip dari The Star.

"Kami mencoba untuk berkomunikasi dan memintanya untuk berhenti, tetapi mereka tidak memberi tanggapan apa pun dan langsung pergi," lanjut Warnakulasuriya.

Kapal ini dikelola oleh Manajemen Kapal Omid Rahbaran Darya yang berbasis di Teheran. Uni Eropa dan Amerika Serikat telah menyatakan, bahwa perusahaan itu adalah sebuah badan pengiriman bagi Republik Islam Iran. Negara ini memang telah mengalami sanksi dari dunia Barat selama bertahun-tahun.

Negara-negara Barat curiga, Amina MV memuat senjata. Manajemen Rahbaran Omid Darya tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar. Amina MV sendiri ditangkap pada Desember silam atas perintah Pengadilan Tinggi di Kolombo.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
29 menit yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
1 jam yang lalu
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
2 jam yang lalu
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
5 jam yang lalu
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
6 jam yang lalu
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved