Rusia tidak keberatan Perancis kirim pasukan ke Mali

Selasa, 15 Januari 2013 - 20:32 WIB
Rusia tidak keberatan...
Rusia tidak keberatan Perancis kirim pasukan ke Mali
A A A
Sindonews.com - Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin mengatakan, Pemerintah Rusia tidak keberatan dengan keputusan Perancis mengirim tentara untuk membantu militer Mali menyerang pemberontak di wilayah utara Mali, Selasa (15/1/2013).

"Perancis telah memberitahu kami [Rusia] tentang rencana mereka dan kami tidak keberatan dengan keputusan mereka mengrimkan tentara ke Mali," ungkap Churkin, seperti diberitakan dalam RIA Novosti.

"Secara keseluruhan, apa yang dilakukan Perancis sesuai dengan hukum internasional. Pengiriman pasukan militer merupakan permintaan Pemerintah Mali," jelas Churkin.

Seperti diketahui, Pemerintah Mali meminta bantuan militer pada pemerintah Prancis untuk melawan militan di wilayah utara Mali. Pasalnya, militer Mali gagal mempertahankan wilayah Konna, 600 km dari Ibu Kota Bamako, Kamis (10/1/2012).

Sebelumnya, DK PBB mendesak semua anggota PBB untuk segera memberikan bantuan kepada militer Mali guna mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok teroris dan sejumlah kelompok separatis terkait al-Qaeda.

Pasalnya, wilayah Konna merupakan wilayah penyangga antara kekuasan pemberontak dan militer Mali. Jika kota tersebut dikuasai, maka pemberontak hanya perlu menguasai satu kota lagi, yakni Mopti sebelum menuju kota utama di wilayah Utara.

Mali merupakan salah satu negara yang pernah menjadi jajahan Perancis sampai 1960, Negera ini dilanda kekecauan sejak Presiden Mali, Dioncounda Traore di kudeta Maret tahun lalu. Sementara itu, Cheick Modibo Diarra, PM Mali yang baru ditunjuk pasca kudeta, mengundurkan diri dari jabatanya Desember lalu setelah ditangkap karena mencoba meninggalkan Mali menuju Prancis.

Kondisi keamanan di wilayah utara Mali belum kembali normal dan hal ini membuat pemberontak Tuareg dan Ansar Dine, serta sejumlah militan lainnya semakin berkuasa di wilayah Mali Utara.
(esn)
Berita Terkait
Rusia Kritik Keputusan...
Rusia Kritik Keputusan Prancis Akhiri Operasi Penumpasan Pemberontak di Mali
Pejabat Prancis Perkirakan...
Pejabat Prancis Perkirakan 300-400 Tentara Bayaran Rusia Beroperasi di Mali
Mantan Penjajah Afrika...
Mantan Penjajah Afrika Ngamuk Tuduh Rusia Berperilaku Neokolonial
Hubungan dengan Prancis...
Hubungan dengan Prancis Tegang, Mali Terima 4 Helikopter dan Senjata dari Rusia
Prancis Tidak Terima...
Prancis Tidak Terima Serangan Udaranya Dilaporkan Hantam Pesta Pernikahan
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
Berita Terkini
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
16 menit yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
41 menit yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
1 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
1 jam yang lalu
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved