Pasca tragedi pemerkosaan, perempuan India ramai-ramai berlatih bela diri

Sabtu, 05 Januari 2013 - 15:11 WIB
Pasca tragedi pemerkosaan,...
Pasca tragedi pemerkosaan, perempuan India ramai-ramai berlatih bela diri
A A A
Sindonews.com - Setelah tiga pekan tragedi pemerkosaan yang menghebohkan New Delhi, para perempuan India meningkatkan kewaspadaan. Mereka pun ramai-ramai menggeluti latihan bela diri.

Pelatih bela diri, Anuj Sharma, mengungkapkan bahwa dia mendapatkan banyak permintaan dari para perempuan untuk melatih kemampuan mempertahankan diri. ”Ada peningkatan yang permintaan untuk pelatihan bela diri dan pelatihan perlindungan pribadi,” kata Sharma dikutip AFP.

Pelatih bela diri di Invictus Survival Sciences di Delhi selatan itu juga menegaskan bahwa banyak orang yang mulai berpikir kalau bela diri merupakan prioritas utama bagi perempuan. Saat kasus pemerkosaan belum marak, bela diri bagi perempuan menjadi suatu yang sangat asing.

Smriti Iyer,23,mengaku belajar bela diri bersama Sharma untuk melindungi diri. Apa yang dilakukan Iyer pun menarik kawan-kawan perempuannya yang ingin berlatih bela diri. Dalam latihan bela diri, Iyer diajarkan oleh Sharma mengenai dasar-dasar bela diri, menendang, memukul, bagaimana mengalahkan lawan, dan menghindari serangan.

”Setelah insiden itu, banyak orang seusia saya menyadari pentingnya latihan bela diri,”kata Iyer.
Selain bela diri, penjualan semprotan merica juga mengalami peningkatan sangat tajam. Semprotan
merica dianggap sebagai alat paling efektif dalam menghadapi ancaman dari para pria jahat.

”Sebelum insiden, kita hanya menjual beberapa kaleng dalam satu bulan. Kini, semprotan merica sangat dicari oleh para perempuan muda,” kata Jai Shankar, pemilik toko yang menjual semprotan merica di Jalan Janpath, New Delhi.

Bahkan, alarm anti-pemerkosaan juga banyak sekali diminati kaum perempuan. Kemudian, banyak perempuan yang mulai mengajukan aplikasi untuk kepemilikan senjata api. Perusahaan yang mempekerjakan perempuan hingga malam hari pun menyediakan keamanan khusus bagi para stafnya.
”Setelah tragedi itu, kita menambah sedikitnya satu petugas keamanan pada malam hari ketika banyak perempuan bekerja di pabrik kita,” ujar Anurag Mathur, manajer sumber daya manusia di sebuah perusahaan di New Delhi.

Selama ini,New Delhi dikenal sebagai kota paling rawan pemerkosaan di India. Banyak sekali kasus pemerkosaan dan kekerasan terhadap perempuan di India. Kasus yang paling menghebohkan adalah pemerkosaan terhadap gadis berusia 23 tahun oleh sekelompok pria di bus pada 16 Desember lalu.
Menariknya, sebuah jajak pendapat yang dilakukan ASSOCHAM dan dipublikasikan kemarin menunjukkan 40% produktivitas perempuan mengalami kemunduran setelah kasus tersebut, terutama mereka yang bekerja di perusahaan telekomunikasi.

Banyak pekerja perempuan yang mengurangi jam kerjanya atau bahkan mengundurkan diri karena alasan keamanan. ”Apa yang kita butuhkan adalah sistem yang dapat melindungi kita,” kata Ranjana Kumari, peneliti dari Pusat Kajian Sosial.
(esn)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
44 menit yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
1 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
2 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
2 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
2 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved