Kongres AS setujui RUU adopsi anak asal Korut

Rabu, 02 Januari 2013 - 18:22 WIB
Kongres AS setujui RUU...
Kongres AS setujui RUU adopsi anak asal Korut
A A A
Sindonews.com - Kongres Amerika Serikat (AS) telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) yang bertujuan untuk memungkinkan warga AS mengadopsi anak yatim piatu asal Korea Utara (Korut). RUU ini menginstruksikan Departemen Luar Negeri AS untuk merancang strategi yang komprehensif untuk memfasilitasi adopsi anak asal Korut oleh warga negara AS.

Anggota parlemen AS dari Partai Republik, Ileana Ros Lehtinen, adalah pendukung utama RUU ini. “RUU tersebut bertujuan untuk memberikan keluarga yang penuh kasih untuk beberapa anak-anak di dunia yang paling terancam punah,” ujar Lehtinen, seperti dikutip dari channelnewsasia, Rabu (2/1/2013).

Menurutnya, RUU itu menjadi tantangan baru bagi Departemen Luar Negeri AS. “Ini akan jadi tantangan bagi Deplu AS, tentang tahapan diplomatik dan dokumentasi yang dihadapi keluarga AS yang ingin mengadopsi anak yatim asal Korut. Deplu AS harus melaporkan kepada Kongres soal potensi strategi untuk mengatasinya," lanjut Lehtinen, yang juga menjabat Ketua Bidang Luar Negeri DPR AS.

RUU yang disetujui oleh senat AS pada pekan ini tersebut, masih harus ditandatangani oleh Presiden AS, Barack Obama. Laporan menyebutkan, banyak anak asal Korut yang menjadi yatim piatu, setelah orang tua dan keluarga mereka melarikan diri ke China atau negara tetangga lain. Akibatnya, anak-anak itu dibiarkan tanpa perawatan yang tepat.

"Kami semua menyadari adanya potensi kekurangan gizi dan kemiskinan yang diderita oleh begitu banyak warga Korut saat ini. Anak-anak menjadi korban terbesar dari ancaman ini,” katanya. Lehtinen menegaskan, Pemerintah AS harus memastikan bahwa anak yang diadopsi adalah anak yatim piatu dan bukan korban perdagangan anak.
(esn)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
54 menit yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
1 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
2 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
4 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
5 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved