Penyerang bersenjata tembaki demonstran Mesir
Selasa, 11 Desember 2012 - 16:45 WIB
Penyerang bersenjata tembaki demonstran Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Sekelompok penyerang bersenjata menembaki para demonstran yang tengah berkemah di Tahrir Square, pusat Kota Kairo, Selasa (11/12/2012). Tak diketahui dari kelompok mana penyerang bersenjata itu.
“Para penyerang yang sebagian mengenakan topeng, juga melemparkan bom bensin yang menyebabkan kebakaran kecil,” ujar seorang saksi mata pada kantor berita Reuters.
"Para pria bertopeng datang tiba-tiba dan menyerang pengunjuk rasa di Tahrir. Serangan itu dimaksudkan untuk menghalangi dan mencegah kami melakukan aksi protes pada hari ini. Kami menentang taktik teror seperti ini dan akan menggelar protes terbesar," kata John Gerges, seorang kaum Kristen Mesir.
Serangan yang diarahkan pada para penentang dan pendukung Presiden Mohamed Morsi itu melukai 9 orang. Suasana di Tahrir Square sendiri memang terus memanas. Ribuan demonstran dari dua kubu sudah bersiap di daerah itu.
Polisi sendiri sudah mengepung Tahrir Square. Ini adalah kali pertama kemunculan pasukan polisi di Tahrir Square sejak 23 November silam. Satu hari sebelumnya, Morsi memberikan kekuasaan pada polisi untuk melakukan penangkapan pada para demonstran.
Morsi juga memerintahkan tentara untuk mendukung setiap pergerakan polisi. Kebijakan ini berlaku hingga selesainya referendum pada 15 Desember mendatang.
“Para penyerang yang sebagian mengenakan topeng, juga melemparkan bom bensin yang menyebabkan kebakaran kecil,” ujar seorang saksi mata pada kantor berita Reuters.
"Para pria bertopeng datang tiba-tiba dan menyerang pengunjuk rasa di Tahrir. Serangan itu dimaksudkan untuk menghalangi dan mencegah kami melakukan aksi protes pada hari ini. Kami menentang taktik teror seperti ini dan akan menggelar protes terbesar," kata John Gerges, seorang kaum Kristen Mesir.
Serangan yang diarahkan pada para penentang dan pendukung Presiden Mohamed Morsi itu melukai 9 orang. Suasana di Tahrir Square sendiri memang terus memanas. Ribuan demonstran dari dua kubu sudah bersiap di daerah itu.
Polisi sendiri sudah mengepung Tahrir Square. Ini adalah kali pertama kemunculan pasukan polisi di Tahrir Square sejak 23 November silam. Satu hari sebelumnya, Morsi memberikan kekuasaan pada polisi untuk melakukan penangkapan pada para demonstran.
Morsi juga memerintahkan tentara untuk mendukung setiap pergerakan polisi. Kebijakan ini berlaku hingga selesainya referendum pada 15 Desember mendatang.
(esn)