Iran tangkap drone AS tanpa bantuan negara lain
Senin, 10 Desember 2012 - 23:14 WIB
Iran tangkap drone AS tanpa bantuan negara lain
A
A
A
Sindonews.com - Komandan Korps Pengawal Revolusi Angkatan Udara Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh membantah laporan yang menyatakan, bahwa China dan Rusia telah membantu Iran dalam menangkap pesawat mata-mata musuh yang melanggar wilayah udara negara itu.
“Seluruh operasi dilaksanakan oleh para ahli Iran. Kami tidak memiliki kerjasama dengan negara manapun, termasuk China dan Rusia untuk penjebakan atau menangkap drone musuh," kata Hajizadeh, Senin (10/12/2012), seperti dikutip dari kantor berita Fars.
Pernyataan Hajizadeh ini menunjuk pada penangkapan drone ScanEagle milik Amerika Serikat, pekan lalu. Menurutnya, penangkapan drone AS bukanlah hal baru bagi Iran. Sebab, pada tahun lalu mereka juga sudah pernah melakukan hal yang sama.
"ScanEagle telah kami miliki sebelumnya dan bahkan telah kami salin dan produksi," lanjut Hajizadeh. ScanEagle adalah drone kecil, dengan biaya perakitan yang rendah. Drone ini diproduksi oleh anak perusahaan Boeing.
“Seluruh operasi dilaksanakan oleh para ahli Iran. Kami tidak memiliki kerjasama dengan negara manapun, termasuk China dan Rusia untuk penjebakan atau menangkap drone musuh," kata Hajizadeh, Senin (10/12/2012), seperti dikutip dari kantor berita Fars.
Pernyataan Hajizadeh ini menunjuk pada penangkapan drone ScanEagle milik Amerika Serikat, pekan lalu. Menurutnya, penangkapan drone AS bukanlah hal baru bagi Iran. Sebab, pada tahun lalu mereka juga sudah pernah melakukan hal yang sama.
"ScanEagle telah kami miliki sebelumnya dan bahkan telah kami salin dan produksi," lanjut Hajizadeh. ScanEagle adalah drone kecil, dengan biaya perakitan yang rendah. Drone ini diproduksi oleh anak perusahaan Boeing.
(esn)