FBI kirim tim ke Libya

Jum'at, 05 Oktober 2012 - 14:48 WIB
FBI kirim tim ke Libya
FBI kirim tim ke Libya
A A A
Sindonews.com – Tiga pekan setelah kantor konsulat AS di Benghazi, Libya diserang roket, Federal Biro Investigation (FBI) mengirimkan timnya ke Libya. Seperti diberitakan CNN.com, tim FBI tiba di Libya, Kamis (4/10/2012) dan akan melakukan investigasi di lokasi kejadian. Tim FBI bisa melakukan investigasi setelah pemerintah Libya menyetujui kehadiran FBI dan militer AS di Benghazi.

Serangan roket itu sendiri menewaskan empat warga negara AS, termasuk Duta Besar AS untuk Libya, Chris Stevens. Selain di lokasi kejadian, tim FBI juga akan melakukan investigasi ke beberapa tempat yang diduga terkait dengan serangan. Investigasi yang dilakukan FBI ini mendapat dukungan penuh dari militer AS.

Menurut Juru bicara Pentagon, George Little guna mendapatkan informasi terkait serangan mematikan itu, AS harus bersikap aktif. “Kami tak bisa hanya duduk-duduk santai sambil menunggu informasi datang. Informasi harus didapat dengan berbagai cara. Pasukan militer AS akan memberikan pengamanan, sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui oleh pemerintah Libya,”kata Little.

Baru bisa melakukan investigasi setelah tiga pekan terjadinya persitiwa, sempat memunculkan pertanyaan tentang integritas penyelidikan. Sejumlah pengamat khawatir, tim FBI tak bisa mencapai hasil maksimal. Meski begitu, Wakil Direktur FBI, Kevin Perkins tetap yakin timnya bisa mendapat data dan informasi yang dibutuhkan.

“Sejumlah agen FBI, analis, dan tim pendukung telah ditugaskan untuk menyidik kasus ini. Kami akan melakukan wawancara, mengumpulkan bukti, dan mencoba untuk memilah-milah fakta. Selain itu, kami juga akan bekerja sama dengan mitra kami dan komunitas intelijen untuk mencoba menentukan dengan pasti apa yang terjadi di lapangan malam itu," papar Perkins.
(esn)
Berita Terkini
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
37 menit yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
3 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
7 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
8 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
8 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved