Kabiro Reuters Iran dinyatakan bersalah

Senin, 01 Oktober 2012 - 12:59 WIB
Kabiro Reuters Iran...
Kabiro Reuters Iran dinyatakan bersalah
A A A
Sindonews.com - Pengadilan media Iran, menyatakan Parisa Hafezi bersalah karena telah melakukan propaganda publik dengan menyebarkan berita bohong.

"Reuters dinyatakan bersalah karena menyebarkan berita propaganda dengan menyebarkan berita yang menetang pemerintah Iran dengan menyebarkan informasi palsu untuk menggangu opini publik," ungkap juru bicara di pengadilan Tehran seperti dilansir dari RT.com, Senin (1/10/2012).

Hafezi, Kepala Biro (Kabiro) Reuters di Tehran merilis berita yang berjudul "Thousands of female Ninjas train as Iran's assassins,” pada Februari lalu.

Dalam berita tersebut, Pemerintah Iran dikabarkan telah melatih lebih dari 3.000 remaja wanita yang mengikuti seni bela diri di dekat Tehran untuk membunuh penyerbu asing.

Maret lalu, Pemerintah Iran tetap menahan akreditasi Reuters dan melarang wartawan mereka meliput berita di Iran. Meskipun, biro Reuters telah melakukan koreksi, menganti judul berita mereka menjadi "Three thousand women Ninjas train in Iran”.

Disamping itu, Pemerintah juga menahan paspor Hafezi dan melarang ia bepergian hingga hakim memutuskan hukuman pada Oktober ini.

Sebelumnya, Pihak Reuters telah meminta maaf atas kesalahan tersebut, tapi menolak untuk mengomentari kasus tersebut hingga pengadilan memutuskan hukuman.

"Kami paham bahwa juri Tehran telah mengungkapkan pandangannya, dan sekarang kami tengah menunggu putusan pengadilan," ungkap Burg Barb, juru bicara untuk Reuters.

Hafezi bergabung sebagai anggota staf Reuters pada 2003 lalu dan diangkat menjadi kepala biro pada tahun 2009.

Sementara, 2011 lalu International Women’s Media Foundation menominasikan Hafezi sebagai salah satu dari empat wartawan perempuan pemberani di bidang Jurnalistik yang mempertaruhkan hidupnya untuk meliput berita.
(aww)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
4 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
7 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
9 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
9 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved