Israel desak dunia buat garis merah untuk Iran
Jum'at, 28 September 2012 - 10:00 WIB
Israel desak dunia buat garis merah untuk Iran
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mendesak dunia untuk membuat sebuah ''batas merah yang jelas'' bagi program nuklir Iran.
Dalam Sidang Umum PBB dihadapan sejumlah delegasi Netanyahu mengatakan batas merah tidak menimbulkan perang, batas merah mencegah perang. "Tak ada yang lebih membahayakan bagi dunia selain senjata nuklir Iran." imbuh Netanyahu.
"Waktu untuk menghentikan pengayaan uranium Iran untuk membangun sebuah bom nuklir telah habis," ungkap Netanyahu seperti diberitakan BBC.co.uk, Jumat, (29/9/2012).
Netanyahu mengatakan bahwa tengah tahun mendatang Iran bisa mendapatkan cukup bahan untuk membuat sebuah bom nuklir, ini akan menjadi sebuah pesan jelas untuk mengentikan program nuklir Iran.
"Sanksi yang telah dijatuhkan pada Iran dalam tujuh tahun terakhir tidak mempengaruhi program nuklir mereka. Waktu sudah terlambat sementara kalender nuklir Iran tidak melonggarkan waktu.'' ungkap Netanyahu.
Netanyahu yakin, jika Iran dihadapkan pada sebuah batas merah yang jelas maka mereka akan mundur. Dia menambahkan Amerika Serikat (AS) dan Israel bisa membangun jalur yang sama atas mesalah ini.
Israel dan negara-negara Barat mencurigai Iran sedang mencari kapabilitas pembuatam senjataan nuklir, meski Teheran mengatakan program nuklir mereka untuk keperluan damai.
Dalam Sidang Umum PBB dihadapan sejumlah delegasi Netanyahu mengatakan batas merah tidak menimbulkan perang, batas merah mencegah perang. "Tak ada yang lebih membahayakan bagi dunia selain senjata nuklir Iran." imbuh Netanyahu.
"Waktu untuk menghentikan pengayaan uranium Iran untuk membangun sebuah bom nuklir telah habis," ungkap Netanyahu seperti diberitakan BBC.co.uk, Jumat, (29/9/2012).
Netanyahu mengatakan bahwa tengah tahun mendatang Iran bisa mendapatkan cukup bahan untuk membuat sebuah bom nuklir, ini akan menjadi sebuah pesan jelas untuk mengentikan program nuklir Iran.
"Sanksi yang telah dijatuhkan pada Iran dalam tujuh tahun terakhir tidak mempengaruhi program nuklir mereka. Waktu sudah terlambat sementara kalender nuklir Iran tidak melonggarkan waktu.'' ungkap Netanyahu.
Netanyahu yakin, jika Iran dihadapkan pada sebuah batas merah yang jelas maka mereka akan mundur. Dia menambahkan Amerika Serikat (AS) dan Israel bisa membangun jalur yang sama atas mesalah ini.
Israel dan negara-negara Barat mencurigai Iran sedang mencari kapabilitas pembuatam senjataan nuklir, meski Teheran mengatakan program nuklir mereka untuk keperluan damai.
(aww)