Iran tidak akan tutup selat Hormus
Senin, 23 Juli 2012 - 21:38 WIB
Iran tidak akan tutup selat Hormus
A
A
A
Sindonews.com – Wakil Komandan Angkatan Laut IRan Islamic Revolution Guards Corps (IRGC), Laksamana Muda Alireza Tangsiri mengatakan, Iran tidak akan menutup Selat Hormus selama jalur tersebut di pergunakan sebagai jalur air.
Tangsiri mengatakan, penutupan jalur strategis Selat Hormus yang terletak di Teluk Persia tidak masuk akal. Sedangkan dalam waktu yang bersamaan Pemerintah Iran sendiri masih menggunakan jalur tersebut.
"Kami sendiri hadir di jalur pelintasan laut ini. Jika Pemerintah Iran tidak bisa menggunakan jalur tersebut, maka kami tidak akan membiarkan seorang pun melakukannya," ungkap Tangsiri, seperti diberitakan IRNA, Senin, (23/7/2012).
Menurut Tangsiri, Selat Hormuz dan Teluk Persia menjadi lebih aman karena berada di bawah kendali pasukan angkatan laut IRGC. Sementara itu, pihak Barat, khususnya Amerika Serikat (AS) justru yang merasa ketakutan karena penjualan senjata mereka ke negara Timur Tengah akan terganggu.
Sebelumnya, Pemerintah Iran dikabarkan mengancam akan menggunakan segala cara untuk mengamankan Selat Hormus, jika Barat meningkatkan sanksi embargo ekspor minyak Iran.
Tangsiri mengatakan, penutupan jalur strategis Selat Hormus yang terletak di Teluk Persia tidak masuk akal. Sedangkan dalam waktu yang bersamaan Pemerintah Iran sendiri masih menggunakan jalur tersebut.
"Kami sendiri hadir di jalur pelintasan laut ini. Jika Pemerintah Iran tidak bisa menggunakan jalur tersebut, maka kami tidak akan membiarkan seorang pun melakukannya," ungkap Tangsiri, seperti diberitakan IRNA, Senin, (23/7/2012).
Menurut Tangsiri, Selat Hormuz dan Teluk Persia menjadi lebih aman karena berada di bawah kendali pasukan angkatan laut IRGC. Sementara itu, pihak Barat, khususnya Amerika Serikat (AS) justru yang merasa ketakutan karena penjualan senjata mereka ke negara Timur Tengah akan terganggu.
Sebelumnya, Pemerintah Iran dikabarkan mengancam akan menggunakan segala cara untuk mengamankan Selat Hormus, jika Barat meningkatkan sanksi embargo ekspor minyak Iran.
()