Aliran senjata picu konflik di Sudan Selatan

Kamis, 28 Juni 2012 - 13:54 WIB
Aliran senjata picu...
Aliran senjata picu konflik di Sudan Selatan
A A A
Sindonews.com - Amnesti Internasional (AI) menuturkan, senjata yang dikirim dari Sudan, China dan Ukraina memicu konfilk di Mayom, Sudan Selatan.

Dalam laporan investigasi yang diterbitkan (AI), senjata ini telah digunakan kelompok pemberontak dan militer Sudan Selatan untuk melakukan serangan membabi buta. Akibatnya, banyak orang tewas dan terluka di Sudan Selatan.

"Aliran tank dari Sudan, ranjau darat China, dan tank Ukraina telah menewaskan banyak warga sipil di Sudan Selatan," ungkap pernyataan AI seperti diberitakan BBC, Kamis (28/6/2012).

AI mengatakan, tank yang digunakan oleh militer Sudan Selatan sebelumnya merupakan milik Sudan People's Liberation Army (SPLA). Tank tersebut didatangkan sekitar tahun 2007-2009 melalui Kenya. Sementara sebagian lagi didatangkan melalui Ukraina, Jerman dan Inggris.

Pengiriman senjata ini tetap terjadi, meskipun Sudan melalui People's Liberation Movement (SPLM) telah melakukan perjanjian damai. Sementara itu, European Union (EU) juga sudah memutuskan untuk mengembargo sejata ke Sudan Selatan.

AI menilai, penggunaan senjata tanpa arahan melangar hukum kemanuasiaan internasional. Karena tanpa arahan mereka akan kesulitan untuk membedakan mana penduduk sipil dan sasaran militer.

AI mengimbau negara internasional penjual senjata agar berhenti melakukan penjualan senjata ke negara yang beresiko besar melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Amnesti Internasional belum melemparkan tuduhan secara resmi kepada tiga negara ini.
()
Berita Terkini
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
1 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
2 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
5 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved